Urgensi Sikap Pemimpin Saat Krisis

Kompas.com - 20/05/2020, 07:00 WIB
Ilustrasi virus corona, vaksin virus corona ShutterstockIlustrasi virus corona, vaksin virus corona

PANDEMI Covid-19 yang terjadi saat ini memang telah meluluhtantakkan dunia bisnis.

Siapa yang menyangka beberapa bulan sebelumnya, dunia merayakan pergantian tahun dengan gempita, namun selang beberapa bulan kemudian situasi berubah drastis.

Ratusan ribu orang meninggal seketika terinfeksi Covid-19. Dan yang tak pernah terbayangkan sebelumnya, nyaris seluruh negara di dunia menutup perbatasannya dari segala jalur, darat, air dan udara.

Roda perekonomian pun mengalami jeda, terhenti untuk entah sampai kapan.

Inilah brutalitas Pandemi Covid-19 yang menyerang dunia saat ini dengan senyap namun mematikan. Inilah krisis yang tak pernah disangka-sangka oleh mayoritas pemimpin bisnis di dunia.

Memang, ancaman kehancuran bisnis lantaran penyebaran virus, terdengar terlalu mengada-ngada, dan bahkan seperti petikan plot dari film-film sains fiksi. Setidaknya, itu dulu.

Namun, kini Covid-19 benar nyata hadir di tengah-tengah kita. Dan tidak tersisa pilihan bagi para pemimpin bisnis selain menavigasi dengan sangat hati-hati melewati pandemi yang telah berubah menjadi krisis multidimensi ini.

Dengan kondisi krisis yang sangat kompleks saat ini, tak heran jika banyak pebisnis yang kehilangan fokus dan bahkan melakukan tindakan gegabah dalam menakhodai kapalnya.

Beberapa sikap buruk pemimpin yang biasanya muncul pada era krisis seperti sekarang adalah sikap panik.

Kepanikan ini kemudian menyebabkan pemimpin bisnis mengambil keputusan yang cepat untuk kepentingan jangka pendek tanpa mengindahkan kepentingan jangka panjang.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X