Urgensi Sikap Pemimpin Saat Krisis

Kompas.com - 20/05/2020, 07:00 WIB
Bagan 5 C Sikap Kepemimpinan Saat Krisis Daya QarsaBagan 5 C Sikap Kepemimpinan Saat Krisis

Contohnya, langsung melakukan tindakan pemutusan hubungan kerja (PHK) tanpa menganalisa langkah-langkah strategis lainnya yang sebenarnya bisa membantu perusahaan.

Langkah strategis dimaksud adalah menghemat biaya operasional, menjual aset, mempercepat tenor pembayaran dari konsumen, dan sebagainya.

Mengingat pentingnya unsur kepemimpinan dalam menavigasi sebuah bisnis agar selamat melalui krisis, para pemimpin sebaiknya mengutamakan sikap 5C yaitu calm, confidence, clear, care, and consistent.

Bagan 5 C Sikap Kepemimpinan Saat Krisis

C yang pertama adalah calm, alias ketenangan, wajib ditunjukkan seorang pemimpin ketika krisis menerpa.

Inilah poin penting yang harus diperlihatkan seorang pemimpin di bawah tekanan seberat apapun.

Dengan bersikap tenang, seorang pemimpin akan dapat memberikan jaminan kepada seluruh anggota timnya, bahwa mereka memiliki sosok yang tepat untuk memandu dalam era yang akan dipenuhi turbulensi.

Selanjutnya C yang kedua adalah confidence, atau keyakinan. Sikap ini harus diusung dalam setiap tindakan, ucapan dan keputusan seorang pemimpin.

Keyakinan ini harus diiringi dengan perumusan contingency plan alias rencana darurat yang terperinci sebagai panduan dalam kondisi mendesak.

Berikutnya adalah clarity atau kejelasan. Cara seorang pemimpin memancarkan adalah dengan membagikan action plan yang spesifik, seraya menghindari segala hal yang normatif, umum dan berdasarkan asumsi demi menghilangkan keraguan dari para anggota organisasinya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X