Urgensi Sikap Pemimpin Saat Krisis

Kompas.com - 20/05/2020, 07:00 WIB
Ilustrasi virus corona, vaksin virus corona ShutterstockIlustrasi virus corona, vaksin virus corona

Meskipun pada awalnya tidak selalu memiliki semua elemen 5C yang kuat, namun seorang pemimpin yang baik biasanya juga seorang pembelajar (life-long learner).

Sifat pembelajar biasanya dimulai dari adanya sikap peduli (care) terhadap lingkungan sekitar, tim sendiri, consumer, competitor atau industri yang didalami.

Oleh karena itu, saya menyarankan para pemimpin memiliki sikap kepedulian yang tinggi agar bisa selalu beradaptasi dengan situasi terakhir di pasar.

Di sisi lain, jika perusahaan dengan sangat terpaksa harus mencari pemimpin baru pada saat krisis, maka karakter yang harus dicari adalah pemimpin yang tahu apa yang akan dilakukannya (clarity) untuk membawa perusahaan selamat mengarungi badai krisis.

Selain itu, pemimpin tersebut harus memiliki kepercayaan diri yang tinggi (confidence) dan pada saat yang sama memiliki kepedulian (care) terhadap tim yang dipimpinnya.

Dengan melakukan sikap 5C ini, niscaya pebisnis akan dapat mengambil keputusan yang bijak, menenangkan pemangku kepentingan terkait, bisa mengeksekusi strategi bisnis dengan baik dan pada akhirnya kita harapkan akan bisa bertahan dan menang melewati badai krisis Covid-19.

 

 

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X