Ini Lokasi Rawan Macet di Tol Jakarta-Cikampek Jelang Lebaran 2020

Kompas.com - 12/05/2020, 21:31 WIB
Petugas kepolisian memeriksa muatan truk yang melintas di tol Jakarta-Cikampek di Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (2/5/2020). Menurut data Ditlantas Polda Metro Jaya, sebanyak 7.748 kendaraan dipaksa putar balik menuju lokasi asal akibat terjaring razia Operasi Ketupat 2020. ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah/wsj. ANTARA FOTO/Fakhri HermansyahPetugas kepolisian memeriksa muatan truk yang melintas di tol Jakarta-Cikampek di Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (2/5/2020). Menurut data Ditlantas Polda Metro Jaya, sebanyak 7.748 kendaraan dipaksa putar balik menuju lokasi asal akibat terjaring razia Operasi Ketupat 2020. ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah/wsj.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk tetap mewaspadai adanya potensi kepadatan di ruas-ruas tol yang dikelola, kendati volume trafik selama arus mudik diprediksi anjlok 62,5 persen dan arus balik Lebaran turun sebesar 58,7 persen terhadap volume lalu lintas saat Covid-19.

Penurunan trafik terjadi dengan asumsi tidak ada masyarakat yang melakukan mudik setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengeluarkan larangan mudik Lebaran pada Selasa (21/4/2020).

GM Representative Office 1 Jasamarga Transjawa Tollroad Widyatmiko Nursejati menuturkan, sejumlah titik rawan kepadatan selama arus mudik dan balik Lebaran 2020 di Jalan Tol Jakarta-Cikampek. 

Titik kepadatan arus mudik Lebaran 2020 bakal terjadi di:

  • KM 3+800: akibat terjadinya penyempitan lajur dan akses keluar Pondok Gede Barat karena adanya pier Light Rapid Transit (LRT) yang dibangun oleh KCIC.
  • SS Cikunir: akibat adanya pertemuan dua arus lalu lintas dari Jatiasih, Cawang, dan Rorotann
  • KM 21+000: adanya waving akibat struktur pier Tol Jakarta-Cikampek Elevated dan proyek Tol Cibitung
  • KM 29+000: adanya penyempitan lajur akibat adanya pier Jembatan Dry-Port
  • KM 70+000: adanya antrean di Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama

Baca juga: Jasa Marga Siapkan Skenario Layanan Operasional Idul Fitri 2020

Lokasi kepadatan arus balik Lebaran 2020:

  • KM 39+000: kepadatan terjadi karena waving akibat keberadaan struktur pier Tol Jakarta-Cikampek Elevated
  • KM 29+000: terjadi akibat adanya penyempitan lajur karena keberadaan pekerjaan struktur portal KCIC
  • KM 21+000: adanya antrean GT Cikunir 2

Widyatmiko menjelaskan, distribusi lalu lintas ke arah barat diperkirakan sebesar 22 persen. Sementara, sebanyak 18 persen kendaraan diprediksi akan melakukan perjalanan ke selatan dan sebanyak 60 persen diproyeksi akan melakukan perjalanan ke timur.

Baca juga: Jelang Lebaran 2020, Tol Jakarta-Cikampek II Selatan Dibuka Fungsional

"57 persen ke Trans Jawa, 43 persen ke Jalur Selatan," ucap Widyatmiko dalam konferensi video, Selasa (12/5/2020).

Sebelumnya, Operations and Maintenance Management Group Head Jasa Marga Fitri Wiyanti memastikan telah menyiapkan empat skenariolayanan operasional yang dijalankan jelang dan pasca Lebaran 2020.

Baik itu di Regional Jasamarga Metropolitan Tollroad, Regional Jasamarga Trans Jawa Tollroad, maupun di Regional Jasamarga Nusantara Tollroad.

Keempat skenario tersebut mencakup layanan transaksi, layanan konstruksi, layanan lalu lintas, dan layanan tempat istirahat.

Setiap skenario layanan operasional Jasa Marga tetap mengikuti dan menerapkan protokol sesuai Surat Edaran (SE) Nomor 7/SE/M/2020 dari Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Penerapan protokol tersebut bertujuan membatasi arus masuk dan keluar kendaraan di tiga regional pengelolaan tol Jasa Marga.

"Demi meminimalisasi penyebaran Covid-19," ucap Fitri.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X