Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Ini Lokasi Rawan Macet di Tol Jakarta-Cikampek Jelang Lebaran 2020

Penurunan trafik terjadi dengan asumsi tidak ada masyarakat yang melakukan mudik setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengeluarkan larangan mudik Lebaran pada Selasa (21/4/2020).

GM Representative Office 1 Jasamarga Transjawa Tollroad Widyatmiko Nursejati menuturkan, sejumlah titik rawan kepadatan selama arus mudik dan balik Lebaran 2020 di Jalan Tol Jakarta-Cikampek. 

Titik kepadatan arus mudik Lebaran 2020 bakal terjadi di:

Lokasi kepadatan arus balik Lebaran 2020:

  • KM 39+000: kepadatan terjadi karena waving akibat keberadaan struktur pier Tol Jakarta-Cikampek Elevated
  • KM 29+000: terjadi akibat adanya penyempitan lajur karena keberadaan pekerjaan struktur portal KCIC
  • KM 21+000: adanya antrean GT Cikunir 2

Widyatmiko menjelaskan, distribusi lalu lintas ke arah barat diperkirakan sebesar 22 persen. Sementara, sebanyak 18 persen kendaraan diprediksi akan melakukan perjalanan ke selatan dan sebanyak 60 persen diproyeksi akan melakukan perjalanan ke timur.

"57 persen ke Trans Jawa, 43 persen ke Jalur Selatan," ucap Widyatmiko dalam konferensi video, Selasa (12/5/2020).

Sebelumnya, Operations and Maintenance Management Group Head Jasa Marga Fitri Wiyanti memastikan telah menyiapkan empat skenariolayanan operasional yang dijalankan jelang dan pasca Lebaran 2020.

Baik itu di Regional Jasamarga Metropolitan Tollroad, Regional Jasamarga Trans Jawa Tollroad, maupun di Regional Jasamarga Nusantara Tollroad.

Keempat skenario tersebut mencakup layanan transaksi, layanan konstruksi, layanan lalu lintas, dan layanan tempat istirahat.

Setiap skenario layanan operasional Jasa Marga tetap mengikuti dan menerapkan protokol sesuai Surat Edaran (SE) Nomor 7/SE/M/2020 dari Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Penerapan protokol tersebut bertujuan membatasi arus masuk dan keluar kendaraan di tiga regional pengelolaan tol Jasa Marga.

"Demi meminimalisasi penyebaran Covid-19," ucap Fitri.

https://properti.kompas.com/read/2020/05/12/213145521/ini-lokasi-rawan-macet-di-tol-jakarta-cikampek-jelang-lebaran-2020

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar