Beli Properti di Tengah Krisis, Perhatikan Hal Ini!

Kompas.com - 12/05/2020, 20:36 WIB
Ilustrasi membeli rumah. SHUTTERSTOCK/SIMEZ78Ilustrasi membeli rumah.

JAKARTA, KOMPAS.com - Membeli properti, baik rumah atau apartemen, di tengah kiris bisa menjadi salah satu peluang bagi para investor dan konsumen pembeli rumah pertama (first time home buyer).

Terlebih, saat ini banyak pengembang yang mulai memberikan keringanan pembayaran, dan juga diskon harga.

Pakar marketing sekaligus investor properti Tung Desem Waringin mengatakan, selalu ada waktu yang tepat untuk membeli properti.

Terlebih pada saat Pandemi Covid-19 karena harga unit yang dijual rata-rata di bawah harga pasar.

Baca juga: Benarkah Krisis adalah Saat Terbaik Membeli Rumah? Ini Jawabannya

"Today is time to buy property, banyak properti yang ditawarkan dengan harga miring, tapi memang harus pintar pilih-pilih," ujarnya saat dihubungi Kompas.com Selasa (12/5/2020).

Tung menjelaskan, pada saat investor membeli properti yang telah didiskon, maka kemungkinan besar akan mendapatkan capital gain yang lebih tinggi pada dua tahun hingga tiga tahun ke depan.

"Jika ada properti didiskon 50 persen, keuntungannya bisa sampai 200 persen atau kenaikan dua kali hingga empat kali lipat," tuturnya.

Oleh karena itu, dia memprediksi akan ada banyak uang yang beredar di pasaran,. Bahkan, pada tahun ini akan hadir 68,7 juta orang kaya baru.

Mereka adalah orang-orang yang lulus sekolah dan tengah produktif bekerja, menikah dan membutuhkan rumah untuk ditinggali.

Menurutnya, meskipun tengah menghadapi wabah Covid-19, tetapi Indonesia akan tetap memiliki bonus demografi tersebut.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X