Kompas.com - 19/04/2020, 14:00 WIB

KOMPAS.com - Anda bisa menghabiskan liburan dengan mengunjuni situs budaya atau menginap di hotel. Namun bagaimana jika Anda bisa mendapatkan keduanya sekaligus?

Sebuah hotel di Antakya, Turki dibangun tepat di atas situs arkeologi. Tentu saja, di tengah pandemi seperti saat ini hotel ini tertutup untuk umum.

Tetapi tidak ada salahnya mengagumi perencanaan bangunan Museum Hotel Antakya ini.

Baca juga: Hotel 132 Tahun Tutup karena Covid-19

Hotel dengan 200 kamar tersebut dirancang sehingga terlihat layaknya mengapung pada kolom baja di atas Necmi Asfuroglu Archaeology Museum.

Museum ini menyimpan 35.000 artefak yang berasal dari abad ketiga Sebelum Masehi (SM) dari 13 peradaban.

Mengapa hotel ini bisa dibangun di atas museum?

Melansir laman CNN, pada awalnya, keluarga Asforglu membangun sebuah hotel mewah pada tahun 2009. Namun tak disangka, mereka malah menemukan puing-puing dari kota kuno Antiokhia.

Museum Hotel AntakyaDok. Museum Hotel Antakya Museum Hotel Antakya
Lokasi penemuannya terletak beberapa kilometer dari kota Antakya. Tentu penemuan ini membuat rencana pembangunan hotel tersendat.

Tetapi mereka akhirnya bekerja sama dengan pemerintah kota Antaya, Museum Arkeologi Hatay, dan dewan konservasi budaya setempat untuk melakukan penggalian arkeologis.

Selama penggalian yang memakan waktu 10 tahun tersebut, mereka menemukan mozaik lantai terbesar di dunia dan patung marmer dewa Yunani yang ditemukan utuh.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber CNN
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.