Djoko Setijowarno
Akademisi

Peneliti Laboratorium Transportasi Unika Soegijapranata

Di Tengah Pandemi Covid-19, Kendaraan ODOL Harus Ditindak Tegas

Kompas.com - 08/04/2020, 20:56 WIB
Kendaraan ODOL melinats di jalan Tol Cikampek-Palimanan Djoko SetijowarnoKendaraan ODOL melinats di jalan Tol Cikampek-Palimanan

Pelarangan ODOL di pelabuhan

Pelarangan kendaraan ODOL di pelabuhan penyeberangan sudah dilaksanakan minimal dapat menertibkan yang melintas dari Pulau Jawa dan Pulau Sumatera. Dan baru sebagian pelabuhan dari Jawa ke Kalimantan dan Sulawesi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Cuma memang kendalanya nanti akan stuck di pelabuhan penyeberangan, jika kendaraan angkutan barang menyeberang di waktu yang hampir bersamaan (jam sibuk).

Akan sangat rawan konflik di lapangan, jika belum diantisipasi pengaturan terhadap kendaraan ODOL dari pelabuhan, dan tidak boleh parkir di pelabuhan penyeberangan ataupun sekitar pelabuhan yang mengganggu kelancaran lalu lintas.

Di samping itu, perlu antisipasi kebiasaan buruk para pengemudi. Jika mereka tidak terima, akan membuat situasi di lapangan menjadi tidak kondusif dengan memarkirkan kendaraan sembarangan.

Dengan begitu, pelabuhan penyeberangan mandeg dan kendaraan yang lain tidak bisa menyeberang.

Tetapi yang jelas, polisi dan TNI tidak boleh kalah oleh oknum pengemudi truk dan memang harus betul-betul disiapkan lapangan parkir yang memadai.

Selain itu, perlu juga area putar balik untuk truk ODOL, agar tidak mengganggu kelancaran dan kenyamanan pelayanan penyeberangan.

Perbuatan atau aksi sejumlah oknum pengusaha pemilik barang dan oknum pengusaha kendaraan barang mengambil kesempatan dalam situasi saat ini dengan mengangkut barang dengan kondisi ODOL, sungguh perbuatan yang kurang terpuji.

Jangan biarkan kendaraan barang ODOL berlalu lalang di jalan raya tanpa pengawasan dan pengendalian. Meskipun masa pandemi Covid-19, aturan batasan kendaraan barang ODOl tetap berlaku.

Hentikan aksi kendaraan barang ODOL di kondisi apapun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.