Dia percaya, di masa depan akan ada fokus baru untuk menemukan desain bangunan yang memungkinkan orang untuk bersosialisasi tanpa harus berkumpul di satu ruangan.
Sementara Direktur pelaksana Bain Consultancy's Macro Trends Group Karen Harris mengungkapkan, pandemi ini menghapus biaya transportasi yang biasanya dihabiskan pekerja menuju dan dari kantor.
Baca juga: Wabah Corona Bisa Mengubah Sistem Kerja Perusahaan
Tren ini, sebut Harris, akan meningkat. Kemungkinan, akan semakin banyak perusahaan yang membangun sistem di mana karyawan dapat bekerja dari rumah.
"Ini adalah kebiasaan yang cenderung bertahan," ucap Harris.
Nah, hal ini tentu memiliki implikasi khususnya di kota-kota besar. Semakin banyak perusahaan yang memberikan keleluasaan bagi karyawan untuk bekerja dari rumah, maka daya tarik pinggiran kota berkurang.
Nantinya, pusat kota atau pusat bisnis tak lagi menarik. Banyak orang yang mulai tertarik untuk tinggal di pedesaan.
Dampak lainnya adalah aktivitas digital serta inovasi dalam bidang teknologi semakin meningkat.
Di China, pihak berwenang telah meminta bantuan perusahaan teknologi seperti Alibaba dan Tencent untuk melacak penyebaran Covid-19 dan menggunakan analisis big data untuk mengantisipasi di mana cluster transmisi berikutnya akan muncul.
Harris menuturkan, jika kota-kota pintar seperti Shenzhen dan Songdo dinilai lebih aman dari wabah corona ini, maka ke depan, kota yang lebih aman dari perspektif kesehatan masyarakat adalah kawasan yang mengadaptasi teknologi ke dalam setiap aspek kehidupannya.
Di Shenzhen, robot keamanan berpatroli di tempat-tempat umum dan memperingatkan orang-orang jika mereka tidak mengenakan masker.
Akan tetapi Harris mengatakan, dia sendiri tidak dapat memprediksi kebiasaan atau perubahan apa yang terjadi di kemudian hari setelah pandemi berakhir.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.
Artikel ini telah masuk Arsip. Berlangganan untuk membacanya kembali kapan saja.