UPDATE: Progres Fasilitas Isolasi Pulau Galang 92 Persen, Tuntas 5 April

Kompas.com - 30/03/2020, 19:14 WIB
Pekerja memperbaiki bangunan bekas rumas sakit pengungsi Vietnam di kawasan bekas Camp Vietnam di Pulau Galang, Batam, Kepulauan Riau, Jumat (20/3/2020). Progres pembangunan Rumah Sakit Khusus Corona (COVID-19) secara keseluruhan telah mencapai 40 persen dan ditargetkan selesai dan siap untuk digunakan pada akhir bulan Maret 2020. ANTARA FOTO/M N KANWAPekerja memperbaiki bangunan bekas rumas sakit pengungsi Vietnam di kawasan bekas Camp Vietnam di Pulau Galang, Batam, Kepulauan Riau, Jumat (20/3/2020). Progres pembangunan Rumah Sakit Khusus Corona (COVID-19) secara keseluruhan telah mencapai 40 persen dan ditargetkan selesai dan siap untuk digunakan pada akhir bulan Maret 2020.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pembangunan fasilitas observasi/penampungan/karantina untuk pengendalian infeksi penyakit menular di Pulau Galang, Batam terus dikerjakan.

Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, pembangunan fasilitas tersebut selesai pada 28 Maret 2020.

Namun menurut Direktur Jenderal Cipta Karya Danis H Sumadilaga, progres konstruksi per Minggu (29/3/2020) sore baru mencapai 92 persen.

Melesetnya target penyelesaian ini dikarenakan adanya kendala faktor pengiriman barang, termasuk material konstruksi akibat cuaca buruk. 

Baca juga: Basuki Ungkap Alasan Pemerintah Bangun Pusat Karantina di Pulau Galang

"Berjalan baik, progres kemarin sore sudah 92 persen. Hari ini saya masih nunggu laporan (nanti laporan masuk sekitar pukul 19.00), tapi kalau saya perkirakan sudah 95 persen," ucap Danis kepada Kompas.com, Senin (20/3/2020).

Dengan demikian, target penyelesaian bergeser menjadi tanggal 5 April 2020.

Sebagai informasi, fasilitas observasi dan isolasi di Pulau Galang terdiri dari beberapa zona. Zona A (renovasi Eks Sinam) meliputi mess perawat, mess petugas, dan mess dokter.

Interior fasilitas isolasi dan observasi di Pulau Galang, BatamDok. Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR Interior fasilitas isolasi dan observasi di Pulau Galang, Batam
Kemudian gedung sterilisasi, gedung farmasi, gedung laundry, gedung gizi, gudang, dan power house.

Selanjutnya, pembangunan gedung juga dilaksanajan di Zona B yakni gedung isolasi ICU dengan 20 tempat tidur, gedung observasi 1 dengan 50 tempat tidur, gedung observasi 2 dengan 50 tempat tidur, dan gedung observasi 3 dengan kapasitas 240 tempat tidur.

Baca juga: Melihat dari Dekat Lokasi Pusat Karantina Penyakit Infeksi Menular di Pulau Galang

Di sekitar fasilitas tersebut juga akan dilengkapi dengan ruang tindakan, ruang penyimpanan mobile rontgen, ruang laboratorium, dapur, renovasi bangunan eksisting untuk bangunan penunjang.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X