Survei: Milenial Indonesia Lebih Mengincar Rumah ketimbang Apartemen

Kompas.com - 28/03/2020, 13:08 WIB
Ilustrasi perumahan. Kementerian PUPRIlustrasi perumahan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Chief Innovation Officer Shirvano Consulting Fadhila Nur Latifah Sani mengatakan, ketertarikan generasi milenial akan rumah (landed house) lebih besar ketimbang hunian vertikal.

Hal tersebut dapat dibuktikan dari hasil survei Shirvano Consulting saat melakukan penyigian pada tahun 2019 dengan mengumpulkan sebanyak 175 responden di seluruh pulau Jawa.

"Ada dua tipe hunian, tapak maupun vertikal. Ternyata, orientasi ketertarikan generasi milenial ada pada landed house (hunian tapak)," ucap Fadhila dalam video conference bertajuk "Housing for Millenials", Sabtu (28/3/2020).

Fadhila melanjutkan, sebanyak 98 persen generasi milenial menyatakan minatnya membeli rumah ketimbang hunian vertikal.

Tak hanya itu, lokasi rumah yang menjadi incaran generasi kelahiran tahun 1982-2000 ini berada di pinggiran perkotaan serta di lingkungan perumahan cluster.

Baca juga: Jababeka Rilis Ruko Khusus Enterpreneur Milenial

Alasannya, mereka tetap menginginkan kemudahan akses ke beberapa fasilitas publik dan transportasi.

Pada saat yang sama, mereka juga tetap memikirkan kenyamanan dan ketenangan pemandangan alam terbuka nan asri.

Sementara untuk preferensi gaya desain rumah, generasi milenial cenderung menyukai hunian minimalis-tropis.

Luas hunian yang diinginkan oleh generasi milenial adalah tipe 70 meter persegi yang mencakup 3 kamar tidur, 2 kamar mandi, dapur, dan ruang keluarga.

Sementara untuk ruang sekunder yang diinginkan terdiri dari ruang tamu, ruang cuci pakaian dan jemuran, ruang makan, serta carport.

Adapun harga hunian tapak yang diinginkan oleh generasi serba digital ini sekitar Rp 200 juta-Rp 400 jutaan dengan gaji mereka rata-rata maksimal Rp 6 juta per bulan.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X