Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
KILAS

Kementerian PUPR Pastikan Virus Corona Tak Halangi Pengerjaan Huntap di Palu

Kompas.com, 27 Maret 2020, 10:04 WIB
Anggara Wikan Prasetya,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus melanjutkan pembangunan hunian tetap (Huntap) di Palu, Sulawesi tengah (Sulteng) di tengah pandemi coronavirus disease 2019 (Covid-19).

"Kami terus berupaya mempercepat proses pembangunan Huntap agar para pengungsi bisa segera menempati rumah ini," kata Kepala Satuan Kerja Non-Vertikal Tertentu (SNVT) Perumahan Sulteng, Rezki Agung dalam keterangan tertulis, Jumat (27/3/2020).

Meski demikian, pihaknya juga melakukan upaya untuk antisipasi penyebaran virus corona, sehingga pekerja tetap aman dan sehat.

Salah satu upaya adalah menyemprot disinfektan di lokasi proyek yang merupakan instruksi langsung Dirjen Perumahan Kementerian PUPR.

Baca juga: Menteri PUPR: Persiapan RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet Rampung 100 Persen

Penyemprotan desinfektan dilakukan SNVT Perumahan Sulteng dan PT Wijaya Karya selaku kontraktor pelaksana pembangunan Huntap, dan bekerja sama dengan PMI Kota Palu.

Beberapa area yang disemprot meliput ruang kerja, toilet, musala, gudang penyimpanan material bangunan dan alat pelindung diri (APD), rumah contoh, ruang rapat, serta tempat istirahat.

Pengerjaan Huntap di Desa Duyu sendiri saat ini telah mencapai 38,4 persen dengan 204 tenaga kerja. Di Desa Pombewe, pengerjaan telah mencapai 11,2 persen dengan 104 tenaga kerja.

Bentuk Satgas Pencegahan Covid-19

Rezki melanjutkan, pihaknya juga telah membentuk Satgas Pencegahan Covid-19 di lingkungan SNVT Perumahan Sulteng.

Pembentukan satgas itu berdasarkan Surat Keputusan Kepala Satgas Pelaksanaan Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana Pasca-Gempa Bumi dan Tsunami Sulteng Dedy Permadi.

“Apabila ada pekerja yang kurang sehat dan diduga terjangkit virus corona, maka kami dan tim satgas akan menghentikan seluruh pekerjaan,” ujar Rezki.

Ia melanjutkan, tes kemudian akan dilakukan terhadap semua pekerja atau orang yang terlibat langsung dalam pembangunan huntap.

Baca juga: Kementerian PUPR Ubah Wisma Atlet Kemayoran Jadi RS Darurat Covid-19, Bagaimana Kualitasnya

“Ini merupakan bentuk langkah antisipasi kami agar para pekerja benar-benar terlindungi," kata Rezki yang juga menjabat sebagai Ketua Satgas Pencegahan Covid-19.

Pihak kontraktor juga diminta menyediakan fasilitas pencegahan Covid-19 seperti thermo scan, hand sanitizer, dan masker.

Kontraktor pun wajib menyemprot disinfektan sarana prasarana kantor dan lapangan, serta mengedukasi seluruh pekerja terkait antisipasi Covid-19.

"Kami juga meminta kontraktor wajib mengukur suhu semua pekerja di setiap shift dan membuat kerja sama penanganan suspect Covid-19 dengan Rumah Sakit atau Puskesmas setempat,” kata Rezki.

Baca juga: Kementerian PUPR Gandeng BTN Salurkan Program Rumah Swadaya di Aceh

Tim satgas juga bertugas menyosialisasikan, mengedukasi, dan mempromosikan teknik sekaligus pencegahan Covid-19.

Tugas lain adalah memeriksa potensi terinfeksi kepada semua orang di lokasi Huntap Pasca-Bencana di Kelurahan Duyu, Kota Palu dan Desa Pombewe, Kabupaten Sigi, Sulteng.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.

Baca tentang


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau