Beroperasi Senin untuk Isolasi Corona, Wisma Atlet Kemayoran Mulai Dipersiapkan Malam Ini

Kompas.com - 18/03/2020, 21:58 WIB
Beberapa petugas Brimob sedang berjalan di kawasan Wisma Atlet Kemayoran. (24/6/2019) KOMPAS.com/ ANASTASIA AULIABeberapa petugas Brimob sedang berjalan di kawasan Wisma Atlet Kemayoran. (24/6/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mulai melakukan pekerjaan persiapan fisik bangunan Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, untuk dimanfaatkan sebagai tempat karantina, observasi, dan isolasi orang dalam pemantauan (ODP) Covid-19.

Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid menuturkan, pekerjaan persiapan fisik bangunan dimulai Rabu (18/3/2020) malam ini.

Menurut Khalawi, pekerjaan persiapan fisik ini diminta secara langsung oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono setelah berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Covid-19, Kementerian BUMN, dan Kementerian Sekretariat Negara. 

"Pak Menteri memerintahkan saya untuk mulai mengerjakan persiapan fisik bangunan Wisma Atlet Kemayoran, Rabu malam ini," ujar Khalawi kepada Kompas.com.

Baca juga: Kementerian PUPR Siap Jadikan Wisma Atlet Kemayoran sebagai Ruang Isolasi Corona

Basuki menargetkan Khalawi dan tim dapat menyelesaikan pekerjaan tersebut pada Minggu (22/3/2020).

Untuk selanjutnya, Wisma Atlet Kemayoran ini akan dioperasikan sebagai tempat karantina, observasi, dan isolasi ODP Covid-19 pada Senin (23/3/2020).

Terdiri dari 10 menara, bangunan yang awalnya untuk hunian sementara para atlet Asian Games/Paragames 2018 ini mencakup 7.426 unit.

Baca juga: REI Desak Pemerintah Manfaatkan Wisma Atlet untuk Ruang Isolasi Corona

Tujuh menara pertama berada di Blok D-10 yang terdiri dari 5.494 unit. Tak kurang dari 16.482 orang dapat ditampung dalam tujuh tower wisma atlet ini.

Sementara tiga menara lainnya berada di Blok C-2 yang terdiri dari 1.932 unit. Tiga tower ini dapat menampung 5.796 orang.

Setiap unit memiliki luas 36 meter persegi, yang dilengkapi dengan dua kamar tidur. Di masing-masing kamar tidur sudah terdapat kasur serta lemari yang bisa digunakan untuk menyimpan pakaian dan barang lainnya.

Kompleks gedung hunian yang dibangun dengan anggaran Rp 3,4 triliun ini juga dilengkapi tempat parkir yang bisa menampung 190 bus, 186 mobil, dan 33 minibus, termasuk sepeda dan sepeda motor di Blok C3.

Adapun di Blok B8 terdapat area parkir yang bisa menampung 112 mobil dan 29 bus, serta sepeda dan sepeda motor.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X