Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jakarta Nomor 24 Dunia Pertumbuhan Harga Rumah Mewah

Kompas.com, 17 Maret 2020, 18:59 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Jakarta masih menunjukkan potensi besar untuk perumahan mewah. Terbukti dari pertumbuhan harga residensial mewah di ibu kota Indonesia ini yang mencapai 3,9 persen pada 2019.

Angka pertumbuhan ini menempatkan Jakarta di posisi ke-24 di antara 100 kota teratas dunia dalam indeks Prime International Residential Index (PIRI) keluaran Knight Frank.

Country Head Knight Frank Indonesia Willson Kalip mengatakan, pertumbuhan ini digrakkan oleh selesainya jalur moda raya terpadu atau MRT serta membaiknya sentimen setelah kontestasi politik pemilihan presiden pada pertengahan 2019.

Baca juga: Orang Superkaya Indonesia Bakal Bertambah 57 Persen

Pengembangan infrastruktur ini, Willson menambahkan, membangkitkan optimisme tinggi bagi pasar residensial.

"Tak hanya di segmen premium, juga di segmen menegah ke bawah, dan potensi ultra high net worth individual (UHNWI) yang masih prospektif. Hal ini diharapkan berdampak positif pada kondisi pasar properti dan pertumbuhan ekonomi Nasional," tutur Willson dalam riset yang dikutip Kompas.com, Selasa (17/3/2020).

Adapun dalam laporan PIRI 100, Knight Frank mencatat rata-rata pertumbuhan harga residensial premium tahun 2019 sebesar 1,8 persen, sementara tahun sebelumnya 1,3 persen.

Di seluruh Asia Pasifik, rata-rata pertumbuhan harga tahunan di pasar primer adalah 3,1 persen, lebih tinggi dari 2,7 persen yang tercatat pada 2018.

Terdapat empat negara Asia Pasifik yang berada di posisi 10 teratas yakni Taipei, Seoul, Manila, dan Guangzhou.

Berikut 25 besar kota dengan pertumbuhan hunian premium tertinggi di dunia:

  1. Frankfurt, Eropa, 10.3 persen
  2. Lisbon, Eropa, 9.6 persen
  3. Taipei, Asia, 8.9 persen
  4. Seoul, Asia, 7.6 persen
  5. Houston, Amerika Utara, 7.4 persen
  6. Athens, Eropa, 7.0 persen
  7. Mexico City, Amerika Latin, 6.6 persen
  8. Manila, Asia, 6.5 persen
  9. Berlin, Eropa, 6.5 persen
  10. Guangzhou, Asia, 6.3 persen
  11. Stockholm, Eropa, 5,2 persen
  12. Madrid, Eropa, 5,1 persen
  13. Aspen, Eropa, 5 persen
  14. British Virginia Island, Atlantik Utara, 5 persen
  15. Toronto, Amerika Utara, 4,9 persen
  16. Delhi, Asia, 4,7 persen
  17. Moskow, Eropa, 4,7 persen
  18. Zurich 4,5 persen
  19. Siprus, Eropa, 4,3 persen
  20. Paris, Eropa, 4,3 persen
  21. St Barts, Kepulauan Karibia, 4 persen
  22. Milan, Eropa, 4 persen
  23. Amsterdam, Eropa, 4 persen
  24. Jakarta, Asia, 3,9 persen
  25. Barcelona, Eropa, 3,8 persen

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau