JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menerapkan sistem bekerja dari rumah atau work from home (WFH).
Aturan ini diterapkan bagi pegawai di lingkungan Kementerian PUPR kecuali Pejabat Pimpinan Tinggi Madya, Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan admonistrator.
Berdasarkan Surat Edaran Menteri PUPR Nomor 04/SE/M/2020 Tentan Penanganan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang diterima Kompas.com, Selasa (17/3/2020), para pegawai yang bekerja dari rumah.
Baca juga: Berlakukan WFH, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Masyarakat Tetap Jalan
Berikut poin dari surat edaran tersebut:
1. Pegawai yang suspect/probable/confirmed corona agar mengubungi fasilitas kesehatan atau mengarantina diri sesuai pertimbangan.
2. Skema bekerja dari rumah dilakukan dengan mempertimbangkan peta sebaran covid-19, riwayat perjalanan, domisili, usia, moda transportasi, ketersediaan fasilitas pendukung, dan efektivitas pelaksanaan tugas.
3. Bagi pegawai yang baru kembali dari perjalanan dinas luar negeri dari negara yang terjangkit harus melakukan isolasi diri selama 14 hari.
4. Sementara pegawai yang kembali dari perjalanan dinas ke daerah yang positif terkena covid-19 harus melakukan self monitoring berupa pemeriksaan tubuh selama dua kali dalam sehari.
5. Selain itu perjalanan dinas luar negeri dilarang. Sedangkan perjalanan dinas dalam negeri dibatasi untuk perjalanan yang sangat penting dan mendesak.
6. Penyelenggaraan seminar/lokakarya/rapat tetap dilaksanakan dengan mencermati perkembangan penyebaran corona di area tersebut dan mengurangi kontak langsung antar peserta.
7. Selanjutnya seminar/lokakarya/rapat yang akan diikuti banyak peserta namun belum dilakukan agar dijadwalkan ulang, kecuali jika menggunakan metode pembelajaran jarak jauh (e-learning).
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.
Artikel ini telah masuk Arsip. Berlangganan untuk membacanya kembali kapan saja.