[POPULER PROPERTI] Ini Alasan Bangun Pusat Karantina di Pulau Galang

Kompas.com - 11/03/2020, 13:00 WIB
Gerbang masuk Beaks Kamp Vietnam yang dijadikan Kawasan Wisata Pulau Galang. Hilda B Alexander/Kompas.comGerbang masuk Beaks Kamp Vietnam yang dijadikan Kawasan Wisata Pulau Galang.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ( PUPR) telah memulai pembangunan pusat karantina dan fasilitas observasi dan isolasi penyakit infeksi menular di Eks Kamp Pengungsi Vietnam, Pulau Galang, Kota Batam, Kepulauan Riau, jadi berita terpopuler di kanal Properti Kompas.com, Rabu, (11/3/2020).

Berita kedua terpopuler adalah Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono pastikan Pemerintah Indonesia akan memperpanjang kontrak kerja sama Sumber Daya Air (SDA) dengan Belanda

Terakhir, ada tiga kawasan di Bogor yang banyak diincar calon pembeli rumah.

Berikut berita selengkapnya:

Basuki Ungkap Alasan Pemerintah Bangun Pusat Karantina di Pulau Galang

Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah memulai pembangunan pusat karantina atau fasilitas observasi dan isolasi penyakit infeksi menular di Eks Kamp Pengungsi Vietnam, Pulau Galang, Kota Batam, Kepulauan Riau.

Pusat karantina ini dibangun menyusul merebaknya virus corona penyebab penyakit Covid-19.

Mencakup dua bangunan dalam dua lantai yang terdiri dari ruang observasi sebanyak 230 kamar dengan daya tampung 8 hingga 10 orang pe kamar, dan ruang isolasi.

Selanjutnya baca di sini Baca juga: Basuki Ungkap Alasan Pemerintah Bangun Pusat Karantina di Pulau Galang

Pemerintah Perpanjang Kontrak 3 Proyek Sumber Daya Air dengan Belanda

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono memastikan Pemerintah Indonesia akan memperpanjang kontrak kerja sama Sumber Daya Air (SDA) dengan Belanda.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X