Wamen PUPR Menilai Koordinasi Pemda Bangun Infrastruktur Masih Minim

Kompas.com - 03/03/2020, 14:13 WIB
Wakil Menteri PUPR John Wempi Wetipo melakukan kunjungan kerja di Desa Sukamulya, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo, Rabu (27/2/2020). Rosiana Haryanti/Kompas.comWakil Menteri PUPR John Wempi Wetipo melakukan kunjungan kerja di Desa Sukamulya, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo, Rabu (27/2/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) John Wempi Wetipo berharap seluruh pihak dapat bekerja sama dalam membangun infrastruktur di Gorontalo.

Menurutnya, salah satu permasalahan yang menjadi beban besar dalam penanganan infrastruktur adalah koordinasi antar pemerintah daerah (pemda).

Wempi menuturkan pembangunan dan revitalisasi infrastruktur di Gorontalo membutuhkan dukungan dan koordinasi semua pihak.

Hingga saat ini, menurutnya, kerja sama dan koordinasi di wilayah tersebut dinilai masih minim.

Baca juga: Wamen PUPR Tinjau Sumur Eksplorasi Air Baku di Gorontalo

Dia memberikan contoh dalam penanganan revitalisasi Danau Limboto. Sebagai salah satu ikon Gorontalo, Danau Limboto perlu ditangani semua pihak terkait.

"Saya pikir teman-teman kerja terus tidak dapat dukungan juga akan susah bergerak. Jadi memang diharapkan dukungan dari mereka," kata Wempi kepada Kompas.com, Jumat (28/2/2020).

Wempi juga menyoroti permasalahan penanganan Danau Limboto. Menurut Wempi, sebagai salah satu ikon di Gorontalo sudah sepantasnya seluruh pihak turut serta dalam merevitalisasi dan mengembalikan fungsi danau.

Baca juga: Begini Rencana Penataan Kawasan Danau Limboto

Apalagi ditambah fakta Danau Limboto merupakan muara dari beberapa sungai. Aliran sungai tersebut membawa serta sedimen dari lahan pertanian yang tidak diatur peruntukannya.

Danau LimbotoKOMPAS.com/ROSIANA HARYANTI Danau Limboto
Sebagai informasi, lahan pertanian di sekitar aliran sungai tersebut memiliki kemiringan, bahkan penduduk setempat menanamnya dengan jagung.

Kondisi ini semakin memperparah keadaan, karena jagung tidak bisa menahan tanah yang turut larut ke sungai.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X