Tawaran Menarik, Tinggal di Kota Ini Dikasih Insentif Rp 2 Juta/Bulan

Kompas.com - 23/02/2020, 22:47 WIB
Kota ini akan memberikan insentif kepada pendatang baru sebesar 150 euro atau sekitar Rp 2,24 juta per bulan. Comune TeoraKota ini akan memberikan insentif kepada pendatang baru sebesar 150 euro atau sekitar Rp 2,24 juta per bulan.

"Setelah gempa yang mengerikan, banyak anak muda melarikan diri," ucapnya.

Baca juga: Beli Rumah Rp 16.000 di Italia Bisa Lewat Daring

Dengan fakta tersebut, Farina berharap untuk membalikkan keadaan. Oleh karenanya, dia berinisiatif mengundang para pendatang untuk hidup di desanya.

Namun dia tidak bisa meniru cara kota-kota lain untuk memberikan harga miring jika ingin tinggal di desanya.

Menurutnya, cara tersebut hanya membuat para pendatang memanfaatkan properti yang mereka dapat sebagai rumah liburan. Setelah itu, mereka pergi dan tidak menetap di desa.

"Saya tidak percaya menjual rumah kosong seharga 1 euro, itu tidak mendorong orang untuk tinggal di kota," ujar Farina.

Menurutnya, para pendatang hanya akan berkunjung selama beberapa bulan saja sebagai turis. Dia menganggap, mengundang pendatang saja tidak cukup.

Tetapi, para pendatang yang tiba haruslah telah berkeluarga dan minimal memiliki satu orang anak.

Kehadiran anak-anak muda di kota itu, diharapkan bisa menghidupkan kembali kehidupan di Teora.

Para pendatang juga harus berkomitmen dan mengambil izin tinggal selama minimal tiga tahun.

Farina menambahkan, rumah-rumah yang tersedia semuanya dalam kondisi baik, karena mereka dibangun kembali dari awal setelah gempa.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber CNN
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X