Cantiknya Rumah Minimalis dari Kayu Warisan Lokal Ciamis

Kompas.com - 02/11/2019, 13:00 WIB
Albizzia House, renovasi rumah minimalis dengan memanfaatkan kayu warisan kekayaan lokal Ciamis 

www.arsitag.comAlbizzia House, renovasi rumah minimalis dengan memanfaatkan kayu warisan kekayaan lokal Ciamis

KOMPAS.com -  Kayu merupakan bahan bangunan alami yang memiliki peran penting dalam sejarah perkembangan arsitektur.

Ragam jenis kayu memiliki karakteristik masing-masing yang unik. Yakni dari segi kekuatan, tekstur, warna, ukuran, hingga motif serat kayu, telah terbukti dapat menghadirkan keindahan karya-karya arsitektur yang keren dan tak lekang oleh waktu.

Albizzia House, sebuah rumah di Bandung, Jawa Barat, karya Aaksen Responsible Aarchitecture mengandalkan elemen kayu ke dalam karya arsitektur minimalis.

Mulai dari proses perancangan, pemilihan bahan, hingga konstruksi, bahkan sejarah yang melatarbelakangi terbangunnya rumah ini, memiliki detail bermakna yang menarik dan patut diacungi jempol.

Apa yang membuat rumah minimalis ini memancarkan kesan auto-keren? Mari temukan jawabannya.

1. Proses Mumifikasi Kayu Teknologi Lokal Turun-Temurun

Kayu Albizia molucanna, batang utamanya bisa setinggi 20 meter www.garden.org Kayu Albizia molucanna, batang utamanya bisa setinggi 20 meter
Pembangunan rumah Albizzia berawal dari renovasi rumah nenek di Babakan Sari, Bandung. Saat pembongkaran, ternyata kayu struktur rangka atap masih dalam kondisi sangat baik.

Kayu albizia tersebut diawetkan di pedesaan Ciamis sebelum dikirim ke Bandung.

Sebenarnya kayu albizia atau albasia atau umumnya disebut kayu sengon, hanya termasuk kualitas IV-V. Yakni jenis kayu yang lunak dan mudah rusak jika terkena air.

Tidak seperti kayu jati dan kayu keras lain yang membutuhkan puluhan tahun untuk tumbuh, albasia hanya butuh waktu 5-6 tahun. Kayu ini ringan dan harganya ekonomis.

Namun, kemampuan teknologi turun-temurun yang dimiliki para petani lokal di Ciamis, membuat kayu ini menjadi kuat.

Setelah musim panen, kayu-kayu dikubur di bawah persawahan hingga terjadi pemadatan dan baru dikeluarkan saat musim panen berikutnya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X