Kompas.com - 30/01/2019, 16:30 WIB
Direktur Jenderal SDA Kementerian PUPR Hari Suprayogi Kementerian PUPRDirektur Jenderal SDA Kementerian PUPR Hari Suprayogi

JAKARTA, KOMPAS.com - Sembilan bendungan baru ditargetkan dapat dibangun oleh pemerintah pada tahun 2019. Saat ini, rencana pembangunan tersebut masih dalam tahap kajian.

Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR Hari Suprayogi mengatakan, sepanjang 2015-2019 pemerintah menargetkan pembangunan 65 buah bendungan.

Dari jumlah tersebut 17 buah di antaranya telah selesai dan 39 buah lainnya masih dalam tahap pembangunan.

"Adapun untuk pembangunan sembilan bendungan baru pada tahun ini dibutuhkan biaya kira-kira Rp 21 triliun. Itu nanti anggarannya multiyears sampai 2023 bisa diselesaikan," kata Hari di kantornya, Rabu (30/1/2019).

Kesembilan bendungan yang akan dibangun yaitu Bendungan Mbay di Kabupaten Nagekeo Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Bendungan ini memiliki volume 34,14 juta meter kubik dan dapat dan dapat mengairi sawah irigasi seluas 6.378 hektar.

Selain itu, juga dapat memenuhi kebutuhan air baku hingga 0,234 meter kubik per detik dan berpotensi menghasilkan listrik 0,2 megawatt.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Cegah Banjir, Pemerintah Segera Bangun Bendungan Jenelata

Kemudian Bendungan Jenelata di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan yang memiliki volume 224,72 juta meter kubik.

Bendungan ini dirancang dapat mengairi lahan irigasi seluas 23.240 hektar, memiliki kemampuan reduksi banjir hingga 475 meter kubik per detik, sumber air baku 3,12 meter kubik per detik dan potensi menghasilkan listri 10,9 megawatt.

Berikutnya bendungan Pelosika di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara dengan volume 590 juta meter kubik.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X