Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Situs Dagang “Online” Milik Tesco Bangkrut

Kompas.com - 23/05/2018, 18:30 WIB
Haris Prahara,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

Sumber BBC

MANCHESTER, KOMPAS.com – Supermarket asal Inggris, Tesco, bersiap menutup lapak jualan daring serba ada miliknya. Situs bernama Tesco Direct itu dipandang tak lagi menguntungkan.

Melansir BBC, Rabu (23/5/2018), tumbangnya Tesco Direct membuat paling tidak 500 pekerja terancam menganggur.

Dalam keterangannya, Tesco mengatakan bahwa situs itu tak memiliki peluang untuk maju dan menebalkan pundi-pundi. Bahkan, terus menggerus pendapatan Tesco.

Lebih lanjut, tingginya biaya pemasaran dan pengiriman menjadi tekanan berat bagi Tesco Direct. Kondisi itu membuat bisnis mereka tidak dapat berdiri secara mandiri.

Baca juga: Raja Supermarket Tesco Pecat 1.700 Manajer

Adapun 9 Juli mendatang adalah hari terakhir Tesco Direct beroperasi. Sementara pusat distribusi barang di Milton Keynes tutup per akhir Agustus.

Kepala Tesco Inggris Charles Wilson mengungkapkan, langkah menutup Tesco Direct bukanlah keputusan mudah.

"Keputusan itu amat sulit untuk dibuat, tetapi merupakan langkah penting untuk menciptakan kelanggengan bisnis kami ke depannya," ucap dia.

Ilustrasi ritelTHINKSTOCK Ilustrasi ritel
Sementara itu, analis Shore Capital Clive Black mengatakan, Tesco Direct sudah "sakit" dan terus kehilangan uang sejak awal berdiri pada 2006.

"(Penutupan) adalah tanda jelas bahwa perusahaan mengambil tindakan krusial. Ini sekaligus menandai gebrakan Charles Wilson yang bergabung dengan Tesco pada awal Maret silam,” papar Clive.

Hal senada turut diungkapkan editor shopperpoints.co.uk, Anika Newjoto.

Menurut Anika, ambrolnya bisnis Tesco Direct tidak mengejutkan. Sebab, persaingan supermarket daring relatif berat dengan dominasi Amazon saat ini.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Sumber BBC
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com