Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Peritel Makanan Makin Agresif, Gilas Peran "Department Store" di Mal

Kompas.com, 5 April 2018, 12:00 WIB
Arimbi Ramadhiani,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com — Menurut Jones Lang LaSalle (JLL), penyerapan ruang ritel atau pusat belanja tercatat negatif pada kurtal I-2018 karena adanya beberapa perubahan konsep dari para penyewa.

Berada pada era digital membuat para peritel dan pengelola pusat belanja lebih kreatif untuk beradaptasi dengan tren yang sedang berlangsung.

Baca juga: Ruang Kosong Pusat Belanja di Jakarta Bertambah

"Saat ini, tingkat hunian berada di angka 88 persen dan proporsi sektor F&B (food and beverage) akan mengalami kenaikan menggantikan department store yang luasnya berkurang," ujar Head of Retail Cecilia Santoso di Jakarta, Rabu (4/4/2018).

Cecilia menuturkan, saat ini area F&B yang sebelumnya rata-rata sekitar 10 persen meningkat menjadi 20-30 persen di beberapa pusat perbelanjaan.

Dari segi permintaan, sektor ritel yang cenderung stabil selama triwulan I-2018 tidak terlalu menggambarkan dinamika pasar ritel yang juga mengalami sedikit perubahan atau transisi.

Program marketing yang atraktif, renovasi, dan perubahan konsep serta desain adalah usaha-usaha yang dilakukan peritel dan pengelola pusat belanja untuk menarik konsumen berkunjung.

Baca juga: Tak Cuma Wifi, Pusat Belanja Terkini Mesti Instagrammable

Berdasarkan riset JLL, saat ini peningkatan harga sewa masih satu digit secara tahunan. Ini terjadi pada pusat belanja segmen premium.

Kinerja pasar ritel

Pada kuartal I-2018, rata-rata harga sewa mencapai Rp 499.084 per meter persegi per bulan.

Per segmen, harga sewa untuk kelas atas berkisar Rp 600.000 per meter persegi per bulan. Sementara untuk kelas menengah, harga sewa bertahan di Rp 300.000 per meter persegi per bulan.

Sementara untuk kelas bawah, harga sewa juga bertahan sedikit di atas Rp 200.000 per meter persegi per bulan.

Dibandingkan kelas menengah dan bawah, kelas atas diprediksi akan terus mengalami peningkatan hingga akhir 2022 dengan angka hampir mencapai Rp 800.000 per meter persegi per bulan.

Secara total, stok ruang ritel saat ini berjumlah 2,9 juta per meter persegi. Adapun untuk pasokan yang akan datang mencapai 173.000 meter persegi.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau