Dalam 10 Tahun, J.Co Jual 805 Juta Donat dan 52 Juta Cangkir Kopi

Kompas.com - 13/05/2016, 11:55 WIB
Iced Jcoccino dan Hot Jcoccino. Dok JCoffeeIced Jcoccino dan Hot Jcoccino.
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KOMPAS.com - Kedai kopi dan donat asal Indonesia, J.Co pertama kali dibuka di Supermal Karawaci pada 2005. Banyak masyarakat yang tidak menyangka bahwa J.Co buatan anak Indonesia.

Publik juga sempat kaget, bahwa ide ini dicetuskan dari seorang penata rambut tersohor, Johny Andrean.

Johny sendiri juga awalnya tidak berharap banyak, walaupun dia kemudian bersyukur kedainya bisa diterima dan disambut antusias masyarakat.

Meski gagasannya adalah memadukan antara kopi dan donat, respon masyarakat justru cenderung pada donat itu sendiri.

Setelah ia membuka gerai kedua, ketiga dan seterusnya, ternyata penjualan donat yang paling mendominasi.

"Saya sempat ingin tahu ada berapa donat yang sudah terjual, ternyata ada 805 juta pieces. Itu dari pertama kali buka," ujar Johny di Mall @Alam Sutera, Tangerang, Kamis (12/5/2016).

Tentu saja, 805 juta donat merupakan angka yang fantastis sejak 10 tahun kedai ini berdiri.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, kembali Johny menekankan bahwa konsep J.Co tidak hanya donat, tetapi juga kopi. Untuk itu, Johny memperdalam kemampuan, dan pengetahuan soal kopi.

Pada tahun-tahun pertama, Johny mengimpor biji kopi dari Italia. Ia mempercayai sebuah perusahaan roasting kecil di sana untuk mengirim sejumlah biji kopi ke Indonesia.

Karena lokasinya yang cukup jauh, pendistribusian memakan waktu 2 bulan. Bahkan tidak jarang biji kopi baru sampai di tangan bartender J.Co pada bulan ketiga.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X