Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 16/06/2021, 20:33 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Aplikasi Pintar Indonesia lewat Digitels telah hadir di Bali. Hotel perdana yang memanfaatkan layanan ini adalah Signature Seminyak Hotel di Kuta Utara, Badung.

Digitels sendiri merupakan layanan akomodasi berbasis teknologi dengan ekosistem digital 4.0 secara menyeluruh.

Perusahaan rintisan atau start-up ini akan membantu pebisnis hotel melakukan transformasi dari bisnis hotel konvensional menjadi smart hotel atau hotel pintar.

“Digitels hadir ingin mendukung pemulihan pariwisata Indonesia dan khususnya juga Bali dengan teknologi Internet of Thing (IoT) yang dipasang pada berbagai fasilitas hotel sehingga menjadi smart hotel,” terang Co-Founder Digitels Jeremy dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Rabu (16/06/2021).

Digitels berangkat dari gagasan mengintegrasikan rangkaian layanan akomodasi dengan aplikasi yang mudah diimplementasikan pada fasilitas yang diinginkan.

Inovasi karya anak bangsa ini diklaim dapat mengubah sebuah hotel biasa menjadi smart hotel lengkap dengan aplikasi untuk segmen korporat atau business to business (B2B) dan ritel atau business to customer (B2C.

Baca juga: Merespons Program “Work From Bali”, Pengembang Siap Sambut Digital Nomad

Dengan konsep smart hotel conversion (SHC), Digitels E-system dapat mengubah hotel, apartemen, kondotel, perkantoran dan rumah pribadi menjadi ekosistem pintar 4.0 berbasis IoT.

Jeremy menuturkan, pemasangan e-system ini sangat mudah, praktis dan pemilik tidak perlu mengganti peralatan, furnitur, atau piranti yang sudah ada.

Digitels membantu pemilik hotel menurunkan biaya operasional, efisiensi staf sebanyak 25 persen hingga 40 persen, menggantikan sepenuhnya kunci/kartu, penghematan energi, waktu dan operasional, yang keseluruhannya akan berkontribusi pada peningkatan pendapatan.

“Dengan Digitels, cost of sales rendah, bisa hemat listrik hingga 40 persen dengan smart energy management system. Bahkan laba bisa naik hingga 100 persen atau dua kali lipat,” klaim Jeremy.

Baca juga: Starvo Bidik 5.000 SPKLU di Jawa dan Bali, Bisa Dipasang di Rumah Pribadi

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
28th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com