Pasar Mulai Bergerak, 30 Rumah Klaster Ayama Terjual dalam Satu Hari

Kompas.com - 07/05/2021, 19:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Geliat pasar properti pada pertengahan semester I-2021 semakin menguat. Hal ini dipicu stimulus ekonomi yang digelontorkan pemerintah.

Stimulus tersebut berupa Pajak Pertambahan Nilai yang ditanggung Pemerintah (PPN DTP), dan rasio Loan to Value (LTV) untuk uang muka atau down payment (DP) Kredit Pemilikan Rumah (KPR) hingga  persen.

CEO & Founder Epic Property M Gali Ade Nofrans mengatakan, memasuki kuartal II-2021 keyakinan konsumen untuk segera melakukan transaksi hunian secara perlahan namun pasti mulai tumbuh. 

Ini terlihat dari aktivitas penjualan perdana Klaster Ayama, Perumahan Bhumi Amala Residence, di Rawa Kalong, Gunung Sindur, Bogor, pada akhir Maret lalu.

Baca juga: Harga Rumah di Jakarta, Yogyakarta, dan Jawa Timur Turun

Klaster ini terjual 30 unit dalam waktu satu hari dalam masa penjualan perdana dari total 189 unit.

Ada dua tipe yang ditawarkan yakni Aria dan Briar, dengan harga mulai dari Rp 400 jutaan hingga Rp 700 jutaan.

Nofrans optimistis klaster ini dapat terjual seluruhnya sebelum Semester I berakhir. Keyakinan tersebut ditopanng berbagai kemudahan, termasuk uang muka ringan, bebas biaya Akta Jual Beli (AJB) dan Balik Nama.

Optimisme serupa diungkapkan Chief Executive Officer PT Bina Rencana Agung Develovment (BRAD) Charles Santoso, pengembang Perumahan Bhumi Amala Residence.

Menurutnya, pasar properti akan bangkit meski dalam kondisi pandemi Covid-19. Sebab, tingkat permintaan hunian sangat tinggi seiring kesenjangan antara pasokan dan permintaan.

Baca juga: Pilihan Rumah untuk Para Buruh Bergaji di Bawah Rp 5 Juta Per Bulan

"Selain itu, ini adalah saat yang tepat membeli properti karena ada sejumlah insentif dan kelonggaran dari Pemrintah," imbuh Charles.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.