Tahun Ini, 8.115 Rumah di Kalbar Dibedah

Kompas.com - 30/04/2021, 14:00 WIB
Penerima bantuan Program Bantuan Stimulus Perumahan Swadaya (BSPS). Dok. BALAI P2P KALIMANTAN I/ BAGIAN HUKUM DAN KOMUNIKASI PUBLIK DITJEN PERUMAHAN KEMENTERIAN PUPRPenerima bantuan Program Bantuan Stimulus Perumahan Swadaya (BSPS).

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggaran sebesar Rp 162,3 miliar digelontorkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk membedah 8.115 unit rumah di Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) Tahun 2021.

Bedah rumah atau Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) ini merupakan program Pemerintah untuk meningkatkan kualitas rumah menjadi layak huni bagi masyarakat Indonesia.

Selain itu, membuka lapangan pekerjaan melalui Program Padat Karya Tunai (PKT) bagi masyarakat yang terlibat dalam pelaksanaan program itu.

Baca juga: Harga Rumah di Depok Terpantau Naik, Ini Lima Rekomendasinya

Direktur Jenderal (Dirjen) Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid mengungkapkan hal ini dikutip dari siaran pers, Jumat (30/04/2021).

"Program ini dilaksanakan secara merata di seluruh wilayah Indonesia untuk mengurangi jumlah rumah tidak layak huni (RTLH) di daerah-daerah," tutur Khalawi.

Meskipun jumlah bantuan dari Pemerintah tidak terlalu besar yakni Rp 20 juta, namun dengan keswadayaan dan semangat gotong royong maka rumah yang sebelumnya tidak layak kini bisa layak huni.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) Kalimantan I Andy Suganda mengatakan, melalui Program BSPS, dia juga ingin mendorong semangat gotong royong masyarakat untuk saling membantu dalam membangun rumah.

Andy mengatakan, program BSPS di Kalbar pada tahun ini tersebar di 12 kabupaten/kota.

Rinciannya, Kabupaten Sambas 100 unit, Kota Singkawang 51 unit, Kota Mempawah 50 unit, Kota Pontianak 369 unit, dan Kabupaten Kubu Raya sebanyak 2.342 unit.

Baca juga: Yuk Berburu Rumah Jelang Lebaran, Ini 5 Rekomendasi di Tangerang

Selain itu, juga ada di Kabupaten Kayong Utara sebanyak 100 unit, Kabupaten Bengkayang 50 unit, Kabupaten Kapuas Hulu 50 unit, dan Kota Sintang 3.046 unit.

Lalu, Kabupaten Melawi 624 unit, Kabupaten Sekadau 300 unit, Kabupaten Sanggau 300 unit, serta Kabupaten Ketapang 1.158 unit.

Adapun jumlah anggaran yang disalurkan untuk Program BSPS di Kalbar tersebut terbagi menjadi dua kebutuhan yakni, pembelian bahan bangunan Rp 142,01 miliar dan upah kerja sebesar Rp 20,287 miliar.

Hingga kini, realisasi fisik pembangunan program BSPS di Kalbar telah terserap sebanyak 30,19 persen.

"Ini akan terus meningkat seiring dengan pembangunan yang dilaksanakan oleh masyarakat di lapangan," tutup Andy.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X