Tiga Pasar Rakyat Direvitalisasi, Tuntas Februari 2021

Kompas.com - 13/01/2021, 16:43 WIB
Pasar Legi, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Dok. Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPRPasar Legi, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.

JAKARTA, KOMPAS.com - Tiga pasar rakyat dijadwalkan tuntas direvitalisasi hingga Februari 2021.

Direktur Prasarana Strategis Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Iwan Suprijanto mengatakan hal itu kepada Kompas.com, Selasa (12/1/2021).

"Ketiga pasar itu yakni, Pasar Renteng di Nusa Tenggara Barat (NTB), Pasar Pariaman di Sumatera Barat (Sumbar), dan Pasar Legi di Ponorogo, Jawa Timur," jelas dia.

Saat ini, kata Iwan, konstruksi Pasar Renteng telah rampung atau mencapai 100 persen. Sementara, pembangunan Pasar Pariaman akan selesai akhir Januari dan Pasar Legi pada awal Februari.

Meski demikian, Iwan tidak menjawab secara pasti kapan tanggal rampungnya Pasar Pariaman maupun Pasar Legi.

Perlu diketahui, revitalisasi Pasar Renteng di Kabupaten Lombok Tengah, NTB, dilakukan
pasca terjadinya kebakaran pada Agustus Tahun 2018.

Pasar Renteng dibangun dengan luas total 42.900 meter persegi yang terdiri dari 487 kios dan 1.261 los.

Anggaran untuk merekonstruksi Pasar Renteng sebesar Rp 200,6 miliar dengan pekerjaan yang dimulai pada 24 November 2019 silam.

Baca juga: Dalam Dua Tahun, 7 Pasar Rakyat Tuntas Direvitalisasi

Pembangunan pasar tersebut dilaksanakan oleh kontraktor pelaksana PT Ninda Karya (Persero), konsultan manajemen konstruksi PT Indah Karya (Persero), dan konsultan pengawasan berkala PT Pola Data Consultant.

Sama halnya dengan Pasar Renteng, Pasar Legi direvitalisasi karena mengalami kebakaran pada tahun 2017 silam.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X