DTKJ Diminta Buat Kajian Transportasi bagi Penyandang Disabilitas

Kompas.com - 01/12/2020, 15:30 WIB
Maria (21), tengah mencoba fasilitas tempat khusus bagi penyandang disabilitas berkursi roda di dalam MRT, Selasa (3/12/2019). Nicholas Ryan AdityaMaria (21), tengah mencoba fasilitas tempat khusus bagi penyandang disabilitas berkursi roda di dalam MRT, Selasa (3/12/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) diminta membuat kajian bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dalam menyosialisasikan transportasi umum bagi penyandang disabilitas.

Hal itu disampaikan Deputi Gubernur DKI Jakarta Bidang Transportasi Sunardi M Sinaga dalam sambutannya pada acara DTKJ Awards, Selasa (1/12/2020).

"Ini perlu dibuat kajian oleh DTKJ (lalu) disampaikan ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mungkin sangat baik," ujar Sunardi saat mewakili Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Jadi, para penyandang disabilitas dapat memahami penggunaan sarana dan prasarana publik khususnya transportasi sejak dini.

Menurut Sunardi, hal itu tentu akan memudahkan mereka dalam menggunakan transportasi publik lebih mandiri saat kelak usianya bertambah dewasa.

Selain itu, Sunardi meminta kepada DTKJ untuk memastikan penyiapan sarana dan prasarana bagi penyandang disabilitas lebih efektif dan tepat sasaran, misalnya lokasi dan pengguna.

Baca juga: MRT Jakarta Jawara DTKJ Awards 2020

Dia mengatakan, jangan sampai ada lokasi yang disediakan sarana dan prasarana untuk penyandang disabilitas tak digunakan.

"Jangan sampai ada di tempat lain yang (harus) dipergunakan, justru tidak ada disana fasilitasnya. Ini tolong di mapping (petakan) lagi," lanjut Sunardi.

Tak sebatas itu, layanan publik harus disediakan secara konsisten, berkembang, dan mampu memenuhi standar kebutuhan penyandang disabilitas.

Sunardi mengungkapkan, perkembangan layanan publik dibutuhkan karena setiap waktu harus mengalami perubahan seiring kemajuan zaman.

DTKJ juga diminta untuk menghimpun seluruh pendapat komunitas penyandang disabilitas untuk mengetahui apa yang selama ini dikeluhkan atau sesuatu hal yang sangat dibutuhkan oleh mereka.

Setelah itu, DTKJ bisa menyampaikan hal itu kepada Pemprov DKI Jakarta dalam upaya mengambil kebijakan pemerintah untuk penyandang disabilitas.

"Kalau kami tidak tahu permasalahan (penyadang disabilitas), sangat sulit untuk mengeluarkan kebijakan yang bisa memenuhi seluruh keinginan itu," pungkas Sunardi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X