Solusi Jakarta Bebas Macet, Anies Bangun 5 Stasiun Integrasi Tambahan

Kompas.com - 19/11/2020, 19:57 WIB
Stasiun Tanah Abang. Dok. Forum Diskusi Transportasi Jakarta (FDTJ). Stasiun Tanah Abang.

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan kemacetan menjadi salah satu permasalahan utama sejak lama di ibu kota.

Kunci untuk menyelesaikan permasalah kemacetan adalah mendorong agar masyarakat Jakarta beralih menggunakan transportasi publik.

Menurut Anies, transportasi publik di Jakarta sudah ada sejak lama, namun tidak banyak diminati karena masing-masing transportasi berjalan sendiri-sendiri.

"Karenanya kami bekerja sebagai satu kesatuan, integrasi, antar-transportasi publik yang ada di Jakarta, seperti Transjakarta, Mas Rapid Transit (MRT), Light Rail Transit (LRT), Commuter Line, dan yang lainnya," kata Anies dalam diskusi virtual di Jakarta, Kamis (19/11/2020).

Baca juga: Pertama Kali, Jakarta Menangi Sustainable Transport Award 2021

Hingga saat ini, pihaknya terus gencar melakukan integrasi antar-transportasi publik. Untuk mendukung integrasi ini, sejumlah fasilitas dibangun dan diperbaiki.

Sebut saja jalur pejalan kaki, penataan kawasan termasuk pedagang kaki lima (PKL), penataan drop off dan pick up angkutan lanjutan.

Kemudian signage yang baik, serta koneksi dengan halte Bus Transjakarta sebagai fasilitas pelengkap transit.

Dengan semakin banyaknya transportasi yang saling terintegrasi, diharapkan dapat mengembalikan kepercayaan masyarakat untuk menggunakan kendaraan umum dalam beraktivitas.

"Karena sekarang sudah terintegrasi, jadi bila masyarakat ingin mencapai mobilitas yang cepat tanpa hambatan ya gunakan transportasi umum," ujarnya.

Anies menambahkan, integrasi transportasi akan memberikan kenyamanan dan keamanan pengguna.

Hingga saat ini, terdapat empat stasiun kereta yang sudah terintegrasi dengan sejumlah moda transportasi publik lain di Jakarta yaitu Stasiun Juanda, Senen, Tanah Abang, dan Sudirman.

Keempatnya menghubungkan Stasiun MRT, Halte Transjakarta, Jaklingko, bajaj, serta titik antar-jemput maupun shelter ojek pangkalan dan ojek daring.

Ke depan, Pemprov DKI Jakarta bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan PT MRT Jakarta (Perseroda) akan mengintegrasikan lima stasiun berikutnya.

Stasiun tersebut adalah Stasiun Manggarai (Jakarta Selatan), Stasiun Tebet (Jakarta Selatan), Stasiun Gondangdia (Jakarta Selatan), Stasiun Palmerah (Jakarta Pusat), dan Stasiun Jakarta Kota (Jakarta Barat).



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X