Kompas.com - 19/11/2020, 17:00 WIB
Skuter Listrik China Feby Dwi SutiantoSkuter Listrik China

JAKARTA, KOMPAS.com - Kebutuhan akan jarak sosial (sosial distancing) selama pandemi Covid-19 telah meningkatkan permintaan masyarakat terhadap "perangkat perjalanan individu".

Hal ini ditunjukkan oleh meroketnya saham China Niu Technologies, perusahaan skuter listrik, sebesar 300 persen pada 2020 ini.

Menurut Kepala Eksekutif perusahaan China Niu Technologies Yan Li, tren peningkatan penggunaan skuter listrik terjadi tak hanya di China, juga di berbagai negara di Eropa, dan Amerika Utara.

Li menuturkan, di China meski telah mampu mengendalikan pandemi Covid-19, namun banyak warganya beralih menggunakan skuter listrik.

Bepergian dengan e-skuter dipandang lebih aman dan mudah, dibandingkan dengan mengendarai mobil dan menumpang transportasi umum.

Baca juga: Ahli: Jakarta Layak Dijadikan Laboratorium Transportasi Indonesia

"Setelah pandemi ini, orang benar-benar menghargai perangkat perjalanan individu daripada menggunakan transportasi umum, sebagian karena takut, jarak sosial," kata Li yang dikutip Kompas.com dari CNBC, Kamis (19/11/2020).

“Apa yang kami amati adalah orang-orang selalu mencari cara yang lebih aman dan nyaman untuk bepergian di kota. Dan itu sebenarnya tidak ada bedanya antara China dan Eropa dan Amerika Serikat," jelasnya.

Faktor-faktor serupa juga telah menyebabkan pergeseran ke arah mobil tanpa pengemudi.

Pendiri dan CEO perusahaan kendaraan tanpa pengemudi AutoX yang berbasis di Hong Kong, Jianxiong Xiao menjelaskan, mobil yang sepenuhnya otonom membuat penumpang tidak perlu berbagi ruang dengan pengemudi.

“Jadi itulah mengapa setelah pandemi global, penduduk China sebenarnya memberi lebih banyak perhatian pada jenis bisnis robotaxi,” kata Xiao.

Selain mengangkut orang berkeliling, kendaraan otonom semacam itu dapat membantu mengirimkan barang-barang penting selama pandemi sambil meminimalkan kontak antar orang.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Laba Bersih Diamond Citra Propertindo Melonjak 109,77 Persen

Laba Bersih Diamond Citra Propertindo Melonjak 109,77 Persen

Berita
Percepat Operasional Kawasan Industri Halal, Menperin Bakal Revisi Permen 17/2020

Percepat Operasional Kawasan Industri Halal, Menperin Bakal Revisi Permen 17/2020

Kawasan Terpadu
Menurut Sandi, Ruang Kantor Fleksibel Sangat Dibutuhkan Start-up

Menurut Sandi, Ruang Kantor Fleksibel Sangat Dibutuhkan Start-up

Perkantoran
6 Keuntungan Menggunakan Kompor Listrik Dibanding Kompor Gas

6 Keuntungan Menggunakan Kompor Listrik Dibanding Kompor Gas

Interior
Konstruksi Capai 35,2 Persen, SPAM Durolis Layani 200.000 Jiwa di Riau

Konstruksi Capai 35,2 Persen, SPAM Durolis Layani 200.000 Jiwa di Riau

Fasilitas
Bendungan Kamijoro, Destinasi Wisata Baru yang Dilengkapi Taman 4 Hektar

Bendungan Kamijoro, Destinasi Wisata Baru yang Dilengkapi Taman 4 Hektar

Fasilitas
Evakuasi Udara Kecelakaan Fatal di Jalan Tol, Helipad di Rest Area Wajib Ada

Evakuasi Udara Kecelakaan Fatal di Jalan Tol, Helipad di Rest Area Wajib Ada

Berita
MRT Jakarta Tetap Beroperasi Saat Idulfitri, Ini Jadwalnya

MRT Jakarta Tetap Beroperasi Saat Idulfitri, Ini Jadwalnya

Berita
Kembali Terpilih Jadi Wali Kota London, Sadiq Khan Andalkan Program Rumah Murah

Kembali Terpilih Jadi Wali Kota London, Sadiq Khan Andalkan Program Rumah Murah

Berita
Pemeliharaan Jembatan Sungai Bojo Selesai Akhir Mei 2021

Pemeliharaan Jembatan Sungai Bojo Selesai Akhir Mei 2021

Berita
Turun 66 Persen, Kendaraan yang Melintasi Tol Cipali Hanya 20.000 Unit Selama H-4

Turun 66 Persen, Kendaraan yang Melintasi Tol Cipali Hanya 20.000 Unit Selama H-4

Berita
Tahun 2024, Fatalitas Kecelakaan di Jalan Tol Ditargetkan Nol Korban Meninggal

Tahun 2024, Fatalitas Kecelakaan di Jalan Tol Ditargetkan Nol Korban Meninggal

Berita
Jasa Marga Targetkan Penanganan Kecelakaan di Jalan Tol Maksimal 20 Menit

Jasa Marga Targetkan Penanganan Kecelakaan di Jalan Tol Maksimal 20 Menit

Berita
Selasa Puncak Lalin, 109.237 Kendaraan Bakal Tinggalkan Jabotabek

Selasa Puncak Lalin, 109.237 Kendaraan Bakal Tinggalkan Jabotabek

Berita
Tekan Fatalitas Kecelakaan di Jalan Tol, Jasa Marga dan Basarnas Gelar Simulasi Evakuasi Udara

Tekan Fatalitas Kecelakaan di Jalan Tol, Jasa Marga dan Basarnas Gelar Simulasi Evakuasi Udara

Berita
komentar di artikel lainnya
Close Ads X