Hingga Akhir 2020, Jasa Marga Incar Pendapatan Non-Tol Rp 268,5 Miliar

Kompas.com - 19/10/2020, 20:10 WIB
Kendaraan roda empat menggunakan jalur contraflow menuju arah Sukabumi di pintu keluar Tol Jagorawi KM 44, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (1/8/2020). Tingginya volume kendaraan menuju Puncak Bogor menyebabkan jalur menuju arah Sukabumi tersendat sehingga Sat Lantas Polres Bogor memberlakukan rekayasa lalu lintas sistem lawan arus (contraflow) untuk mengurai kemacetan. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/hp. Yulius Satria WijayaKendaraan roda empat menggunakan jalur contraflow menuju arah Sukabumi di pintu keluar Tol Jagorawi KM 44, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (1/8/2020). Tingginya volume kendaraan menuju Puncak Bogor menyebabkan jalur menuju arah Sukabumi tersendat sehingga Sat Lantas Polres Bogor memberlakukan rekayasa lalu lintas sistem lawan arus (contraflow) untuk mengurai kemacetan. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/hp.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui PT Jasa Marga Related Business (JMRB) mengincar pendapatan bisnis di luar jalan tol senilai Rp 268,5 miliar hingga akhir 2020.

Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Subakti Syukur mengungkapkan target perseroan, Senin (19/10/2020).

"Hingga tutup tahun target pendapatan berdasarkan RKAP 2020 sebesar Rp 268,5 miliar," ujar Subakti.

Dia menjelaskan, ada empat aktivitas bisnis non-tol yakni pengembangan kawasan atau Toll Corridor Development (TCD), pengembangan iklan dan utilitas, pengembangan rest area dan pengelolaan gedung, serta pengembangan properti atau real estate.

Rinciannya sebagai berikut, untuk proyek TCD, perusahaan menyiapkan dua proyek yaitu TCD Jasamarga Tower di Koridor TB Simatupang seluas 1,8 hektar yang mencakup perkantoran, apartemen, dan ritel.

Baca juga: Jasa Marga Terbitkan Surat Berharga Komersial Rp 566 Miliar

Nilai investasinya diproyeksikan mencapai Rp 800 miliar.

Sementara TCD berkonsep transit oriented development (TOD) berada di Kawasan Taman Mini, dengan luas lahan 3 hektar. TOD Taman Mini dengan investasi Rp 200 miliar ini akan berisi hotel dan ritel. 

"Kedua proyek ini akan dirilis pertengahan 2021," kata Subakti.

Untuk pengembangan iklan dan utilitas, Jasa Marga juga memiliki beberapa kegiatan.

Pertama, akan menggandeng PT Pertamina (Persero), PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, dan PT Waskita Karya (Persero) Tbk untuk utilitas pipanisasi BBM pada ruas Tol Balikpapan-Samarinda, dan Cikampek-Plumpang.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X