Tol Serpong-Balaraja Dukung Pengembangan Wilayah Barat Jakarta

Kompas.com - 09/10/2020, 07:00 WIB
Jalan Tol Sarpong-Balaraja telah dimulai pembangunannya melalui skema inisiasi swasta dengan kontraktor pelaksana PT Trans Bumi Serbaraja. Kementerian PUPRJalan Tol Sarpong-Balaraja telah dimulai pembangunannya melalui skema inisiasi swasta dengan kontraktor pelaksana PT Trans Bumi Serbaraja.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah memulai pembangunan Jalan Tol Serpong-Balaraja sepanjang 39,80 kilometer.

Jalan bebas hambatan ini menghubungkan wilayah Barat Jakarta, tepatnya Kota Tangerang Selatan dengan Kabupaten Tangerang.

Tol ini merupakan sambungan dari ruas Tol Ulujami-Serpong yang dirancang untuk mempersingkat waktu tempuh dari Serpong (BSD) menuju Jakarta dan Merak.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan kehadiran Jalan Tol Serpong-Balaraja, dapat meningkatkan konektivitas menuju wilayah Jakarta, Merak dan Lampung karena terhubung dengan Balaraja sebagai akses masuk ke Tol Tangerang–Merak.

"Dengan meningkatnya konektivitas, kawasan industri yang terkonsentrasi di Tangerang hingga Serang dan Cilegon dapat terlayani kebutuhan logistiknya," kata Basuki seperti dikutip Kompas.com, Jumat (9/10/2020).

Baca juga: Astra Infra Cabut dari Proyek Tol Serpong-Balaraja

Selain itu, Jalan Tol Serpong-Balaraja juga akan mendukung pengembangan wilayah di sisi Barat Jakarta, salah satunya Kota Baru Maja bahkan hingga Lebak.

Jalan tol Serpong-Balaraja direncanakan memiliki 8 Simpang Susun (SS) yang bisa menjadi akses baru dari Serpong hingga Balaraja yakni SS CBD, SS Industri, SS Legok, SS Mekar Jaya, SS Pasir Barat, SS Jambe, SS Cileles, dan SS Tigaraksa.

Pembangunannya terdiri dari tiga seksi yakni Seksi I (BSD–Legok) sejauh 11,3 kilometer, seksi II (Legok–Tigaraksa Selatan) 10,7 kilometer, dan seksi III (Tigaraksa Selatan–Balaraja) 17,8 kilometer.

Total investasi yang dibenamkan sebesar Rp 6,04 triliun dan biaya konstruksi sekitar Rp 2,70 triliun.

Skema pembiayaan pembangunan tol ini merupakan salah satu contoh yang diinisiasi oleh swasta untuk mendukung program Pemerintah dalam pengembangan jaringan jalan bebas hambatan.

Saat ini telah dimulai pembangunan oleh kontraktor PT Trans Bumi Serbaraja untuk Seksi 1A sepanjang 5,2 kilometer yang terdiri dari 3 paket pekerjaan dengan target selesai September 2021.

Tercatat hingga akhir September 2020, progres konstruksi paket 2 sepanjang 0,95 kilometer mencapai 37 persen, sisanya paket 1 (2,30 kilometer) dan paket 3 (1,90 kilometer) dalam tahap penyelesaian pembebasan lahan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X