Kabar Terbaru Tol Akses Pelabuhan Patimban, Finalisasi Kelayakan Bisnis

Kompas.com - 24/09/2020, 15:00 WIB
Tol Akses Pelabuhan Patimban Kementerian PUPRTol Akses Pelabuhan Patimban

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian PUPR tengah mempersiapkan pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban, Subang, Jawa Barat.

Jalan tol ini menghubungkan ruas Tol Cipali KM 89+125 hingga ruas Pantai Utara sepanjang 37,5 kilometer.

Pemrakarsa Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban adalah konsorsium PT Jasa Marga dengan kepemilikan 50 persen, PT Surya Semesta Internusa (25 persen), PT Daya Mulia Turangga (10 persen), dan PT Jasa Sarana (10 persen).

Estimasi nilai investasi untuk membangun jalan bebas hambatan ini sebesar Rp 7,5 triliun.

Menurut Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban akan dimulai konstruksinya pada Januari 2022 dan ditargetkan beroperasi pada 2024.

Baca juga: Oktober 2020, Jalan Akses Pelabuhan Patimban Siap Layani Arus Logistik

Saat ini, tengah dilakukan pembahasan hasil hasil kajian kelayakan atau feasibility study (FS) yang dilakukan konsorsium. 

Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Subakti Syukur mengatakan hasil FS ini telah dipresentasikan kepada Kasubit Pelaksana dan Pengendalian Direktorat Jalan Bebas Hambatan dan Perkotaan Kementerian PUPR Hardy Pangihutan Siahaan.

"Selanjutnya akan dibahas lebih detail mengenai teknis engineering. Meskipun secara teknis sudah tidak ada masalah, namun perlu dirinci lebih mendalam dan komprehensif," kata Subakti kepada Kompas.com, Kamis (24/9/2020).

Demikian halnya dengan kelayakan proyek secara bisnis, menurut Subakti, akan dibahas lebih lanjut dan diharapkan minggu depan tuntas.

Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban ini dirancang untuk meningkatkan aktivitas ekspor yang bersumber dari kawasan industri di sekitar Cikarang-Cibitung-Karawang hingga Cikampek menuju Pelabuhan Patimban.

Selain itu, jalan tol beserta dukungan jalan akses Pantura akan memangkas biaya logistik yang banyak berlokasi di Utara Jawa Barat.

Hal ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing kawasan industri di Indonesia dalam konteks regional dan internasional.

Sebelumnya, banyak produsen manufaktur/industri yang berlokasi di timur Jakarta mengeluhkan padatnya jalur logistik dari dan menuju Pelabuhan Tanjung Priok.

Dengan kehadiran Pelabuhan Patimban, maka diharapkan arus distribusi barang produksi menjadi lebih lancar sehingga dapat menekan biaya transportasi. 

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X