Minat Membeli Properti Masih Tinggi Saat Pandemi, Ini Hasil Risetnya

Kompas.com - 21/09/2020, 10:53 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCK/SIMEZ78Ilustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Minat masyarakat di kawasan Jabodetabek untuk membeli properti masih terhitung tinggi, meskipun Pandemi Covid-19 belum mereda.

Hal ini terungkap dari Market Behavior Survey September 2020 yang diterbitkan Indonesia Property Watch (IPW).

Sebanyak 68,09 persen dari total 285 responden yang disurvei berminat membeli properti pada saat Pandemi Covid-19.

"Ini menandakan minat masih tinggi untuk membeli properti," ujar Direktur Eksekutif IPW Ali Tranghanda dalam keterangannya kepada Kompas.com.

Baca juga: Lima Tahun Lagi, Generasi Milenial Terancam Tidak Bisa Membeli Rumah

Menurut Ali, mereka berkeinginan membeli properti saat ini karena tiga alasan, pertama adalah harga lebih murah.

Kedua, terdapat penawaran dan promosi menarik yang ditawarkan pengembang, dan terakhir cicilan yang diberlakukan lebih fleksibel.

Sementara tujuan mereka membeli properti adalah untuk investasi jangka panjang.

Dari jumlah 285 responden, sekitar 32,98 persen akan membeli properti dalam kurun waktu 1-3 tahun, sementara 11, 7 persen responden akan membeli dalam waktu 6 bulan ke depan.

Sebesar 10,64 persen lainnya, berniat membeli properti dalam rentang 6 bulan hingga satu tahun ini.

Rumah masih menjadi properti favorit yang ingin dibeli dengan jumlah 51,06 persen. Menyusul kemudian tanah dan apartemen, masing-masing 22,34 persen dan 11,70 persen.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X