Terganjal Lahan, Konstruksi Flyover Sudirman Tahun 2022

Kompas.com - 21/09/2020, 09:59 WIB
Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ridwan Bae melaksanakan Kunjungan Kerja (Kunker) spesifik ke Bendungan Sindangjeula dan lokasi pembangunan flypver di Jl. Sudirman Kota Serang, Provinsi Banten pada 17/09/20. pu.go.idWakil Ketua Komisi V DPR RI Ridwan Bae melaksanakan Kunjungan Kerja (Kunker) spesifik ke Bendungan Sindangjeula dan lokasi pembangunan flypver di Jl. Sudirman Kota Serang, Provinsi Banten pada 17/09/20.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pembangunan flyover Sudirman, Kota Serang, Provinsi Banten bakal dilakukan pada tahun 2022 mendatang.

Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ridwan Bae mengatakan pembangunan ini menjadi prioritas untuk mengurai kepadatan arus lalu lintas kendaraan yang melintas di Jl Sudirman pada jam sibuk.

"Selain itu terdapat perlintasan kereta api di daerah itu. Sehingga, pembangunan flyover tersebut diharapkan dapat mengurai kemacetan," kata Ridwan yang dikutip Kompas.com, dari laman Kementerian PUPR, Senin (21/9/2020).

Ridwan berpesan, pekerjaan pembangunan flyover dapat memisahkan arus kendaraan yang diharapkan tidak membahayakan keselamatan masyarakat.

Flyover Sudirman rencananya akan dibangun sepanjang 745,96 meter dan lebar 15 meter, terdiri dari 2 jalur dengan perkiraan anggaran Rp 325 miliar.

Pada tahun 2015, telah dilaksanakan studi kelayanan (feasibility study) pembangunan dan desain awal flyover.

Baca juga: Flyover Martadinata Simpang Gaplek Tangsel Rampung

Namun, pembangunan flyover Sudirman masih terkendala pembebasan lahan dan rencana double track jalur kereta api Merak–Rangkasbitung sehingga perlu dilakukan review desain.

Kementerian PUPR melalui Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Banten telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, PT Kereta Api Indonesia, serta Kementerian Perhubungan untuk mengatasinya.

Oleh karena itu, dukungan dari berbagai pihak serta komitmen Pemprov Banten untuk menyelesaikan pembebasan lahan bisa selesai dilakukan dan pembangunannya pun bisa terlaksana pada tahun 2022.

“Kami minta komitmen Provinsi untuk dapat memberikan time frame penanganan pembebasan lahan, jika sudah dapat pembebasan lahan kami bisa melaksanakan sesuai rencana lelang pada 2021 dan pelaksanaan konstruksi tahun 2022” tutur Kepala BPJN Banten Wida Nurfaida.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X