Dana Rp 2,27 Triliun Dikucurkan untuk 11 Pos Lintas Batas Negara

Kompas.com - 18/09/2020, 07:00 WIB
Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Sei Pancang, Kalimantan Utara. Dok. Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR.Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Sei Pancang, Kalimantan Utara.

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membangun 11 Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu pada tahun 2020-2021 dengan total anggaran sebesar Rp 2,27 triliun.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, dari 11 PLBN, sudah ada 1 PLBN yang telah rampung pembangunannya yakni, PLBN Sota di Merauke, Provinsi Papua.

Lalu, 10 PLBN lain yang tengah dibangun adalah, PLBN Serasan di Kepulauan Riau, PLBN Jagoi babang dan Sei Kelik di Provinsi Kalimantan Barat, PLBN Long Midang, PLBN Long Nawang, serta PLBN Sei Pancang di Kalimantan Utara.

Kemudian, PLBN Labang, PLBN Napan, PLBN Oepoli di Nusa Tenggara Timur ( NTT) dan PLBN Yetetkun di Papua.

Baca juga: Patung Soekarno di PLBN Motamasin Jadi Obyek Swafoto Warga NTT

Pembangunan 11 PLBN tersebut telah diatur dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan 11 PLBN Terpadu dan Sarana Prasarana Penunjang di Kawasan Perbatasan.

Basuki mengatakan, pembangunan 10 PLBN tersebut bakal rampung secara keseluruhan pada akhir Desember 2021.

Menurutnya, pembangunan kawasan perbatasan dilakukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan menciptakan embrio pusat-pusat pertumbuhan ekonomi dan kesenian.

"Seperti di PLBN Skouw yang menjadi pilot project, terdapat 456 kios yang sudah siap dimanfaatkan. Kemudian, PLBN Motamasin dibangun amfiteater sebagai pertunjukan hiburan dan kesenian," kata Basuki dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Kamis (17/9/2020).

Kementerian PUPR juga melaksanakan pembangunan di kawasan perbatasan melalui tiga program yakni, pembangunan sarana dan prasarana pendukung, jalan, serta rumah khusus di perbatasan.

Sebagai contoh, kawasan perbatasan Kalimantan Utara dibangun jalan perbatasan sepanjang 1.910 kilometer dengan kondisi belum tembus sepanjang 84,05 kilometer.

Lalu, perbatasan NTT dibangun jalan sepanjang 179,63 kilometer dengan kondisi seluruhnya tembus, dan di Papua dibangun jalan 919,16 kilometer dengan kondisi jalan yang belum sepanjang 179,08 kiloemeter.

Selama periode 2016-2020, Kementerian PUPR telah menyelesaikan tahap I pembangunan 7  kawasan PLBN yakni, PLBN Aruk, PLBN Entikong, dan Badau di Kalimantan, PLBN Motaain, Motamasin, dan Wini di NTT, dan PLBN Skouw di Papua dengan alokasi anggaran senilai Rp 2,5 triliun.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X