Patung Soekarno di PLBN Motamasin Jadi Obyek Swafoto Warga NTT

Kompas.com - 31/08/2020, 07:00 WIB
PLBN Motamasin Sigiranus Marutho Bere/Kompas.comPLBN Motamasin

KUPANG, KOMPAS.com - Patung Presiden Pertama Republik Indonesia (RI) Soekarno di Pos Lintas Batas Negara ( PLBN) Terpadu Motamasin, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur ( NTT) menjadi destinasi wisata dan obyek swafoto warga.

Patung ini merupakan satu di antara sejumlah fasilitas yang tengah dibangun di kawasan PLBN Motamasin yang progres konstruksinya sudah mencapai tahap akhir.

Selain Patung Presiden Pertama RI Soekarno, fasilitas lainnya yang telah digunakan dan dinikmati warga adalah lapangan futsal.

"Untuk lapangan Futsal beberapa waktu lalu digunakan warga untuk perlombaan dalam memeriahkan 17 Agustus," kata Koordinator Lapangan PT Nindya Karya (Persero) untuk Pembangunan PLBN Motamasin Fathur Rohman kepada Kompas.com, Sabtu (29/8/2020).

Menurut Fathur, saat ini progres bangunan pendukung PLBN telah mencapai 90 persen, hanya tersisa pekerjaan minor.

Baca juga: Pemerintah Garap 4 PLBN Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru

Fasilitas pendukung selain Patung Presiden Pertama RI Soekarno, yang saat ini tersisa pekerjaan finishing yakni gedung dan pekerjaan mekanikal-elektrikal, instalasi dan lansekap, serta pekerjaan hardscape.

Sementara untuk ruang terbuka publik seperti tribun stadion Kobalima, Kabupaten Malaka, baru dikerjakan pada Bulan Juli lalu lantaran masih menunggu penyelesaian lahan oleh Pemerintah Daerah.

"Untuk bangunan pendukung PLBN Motamasin, ditargetkan selesai pembangunannya pada akhir Bulan September 2020 ini," kata Fathur.

Sedangkan Tribun Stadion Kobalima ditargetkan selesai pada Bulan Desember 2020 mendatang.

"Mudah-mudahan masyarakat sekitar bisa menikmati fasilitas yang telah dibangun, termasuk jadi tempat rekreasi," imbuh dia.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X