Pemerintah Gandeng Accor dan Tauzia, Sediakan 1.500 Ruang Isolasi OTG

Kompas.com - 14/09/2020, 17:35 WIB
Ilustrasi hotel. shutterstock.com/Pattier_StockIlustrasi hotel.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengatakan, Pemerintah menggandeng operator hotel sebagai lokasi isolasi.

Sebanyak 10-15 hotel disiapkan untuk tempat isolasi mandiri bagi orang tanpa gejala (OTG) Covid-19.

Adapun ruangan yang disiapkan mencapai 1.500 kamar yang dapat digunakan untuk menampung hingga 3.000 orang.

Selain itu, apabila diperlukan, Pemerintah akan menambah hingga 15-30 hotel.

"Bekerja sama dengan Jarringan Grup Hotel Accor yakni Novotel, Ibis, dan lain-lain, maupun Tauzia seperti Harris, dan sebagainya. Jumlah ini bisa ditambah menjadi 15-30 hotel jika diperlukan," ucap Terawan, Senin (14/9/2020).

Baca juga: Accor Pertimbangkan Meminang Intercontinental Hotel Group

Di samping itu, Terawang menyebut, para operator hotel juga siap membantu Pemerintah untuk menyediakan ruang isolasi di luar wilayah Jakarta.

Selain itu, Pemerintah juga menyiapkan lokasi karantina lain bagi para pasien tanpa gejala di dan mereka yang memiliki gejala ringan di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran.

Bagi pasien tanpa gejala, Pemerintah sudah menyiapkan dua menara yakni Tower 4 dengan kapasitas 2.472 tempat tidur dan hingga kini belum terisi, serta Tower 5 berkapasitas 2.572 tempat tidur dan sudah digunakan untuk 81 orang.

Sementara untuk pasien dengan gejala ringan, Pemerintah telah menyiapkan dua menara lainnya, yakni di Tower 6 dan 7. Masing-masing menara memiliki kapasitas 1.746 dan 2.472 tempat tidur.

Hingga saat ini, di kedua tower tersebut, sebanyak 888 tempat tidur di Tower 6 sudah terisi dan 749 lainnya berada di Tower 7.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X