Sambut KTT G20 ASEAN Summit, Jalan Menuju Tana Mori Diperlebar

Kompas.com - 11/09/2020, 14:08 WIB
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meninjau KSPN Labuan Bajo, Kamis-Jumat (10-11/9/2020). Dok. Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPRMenteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meninjau KSPN Labuan Bajo, Kamis-Jumat (10-11/9/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan melakukan pelebaran jalan sesuai dengan standar nasional menuju Tana Mori sepanjang 30 kilometer di Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Labuan Bajo, Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono memastikan hal itu dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Jumat (11/9/2020).

"Tahun 2021, kami sudah programkan pelebaran jalan sesuai dengan standar nasional menuju Tana Mori sepanjang 30 kilometer. Pengerjaannya (konstruksi) selesai tahun 2022," tegas Basuki.

Pelebaran jalan tersebut merupakan bagian dari pengenmbangan KSPN Labuan Bajo sekaligus menyambut pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 ASEAN Summit pada tahun 2023 mendatang.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan optimistis, pembangunan infrastruktur dapat selesai sebelum perhelatan itu.

"Tadi disampaikan dukungan infrastruktur utamanya adalah terkait jalan, air, listrik, dan komunikasi. Saya kira semua bertahap sedang disiapkan dan optimis kalau semua berjalan dan bisa selesai walaupun memang sekarang kami sedang serius menangani Pandemi Covid-19," terang Luhut.

Adapun, program peningkatan jalan dan jembatan menuju Tana Mori sepanjang 30 kilometer dilakukan mulai dari ruas jalan Hotel Jayakarta dengan anggaran sebesar Rp 377 miliar.

Baca juga: Basuki Pastikan Penataan Infrastuktur Labuan Bajo Tuntas Tahun Ini

Jalan dengan standar nasional ini akan dirancang selebar 7 meter, 2 lajur, 2 arah dan dengan median jalan.

Pengerjaannya dilakukan secara bertahap berupa peningkatan struktur jalan Labuan Bajo-Simpang Kenari sepanjang 14,6 kilometer dengan kebutuhan anggaran sebesar Rp 146 miliar dan Simpang Kenari-Tana Mori sepanjang 15,4 kilometer dengan anggaran Rp 231 miliar.

Selain pembangunan akses menuju Tana Mori, peningkatan jaringan jalan KSPN Labuan Bajo juga dilakukan meliputi beberapa kegiatan seperti penanganan ruas jalan dalam kota, penataan trotoar dan drainase, perbaikan geometrik jalan, pelebaran dan preservasi, serta pembangunan jalan baru.

Tahun ini, alokasi peningkatan jaringan jalan KSPN Labuhan Bajo adalah sebesar Rp 384,1 miliar yang digunakan untuk 9 paket pekerjaan sepanjang 10. 235 kilometer.

Rinciannya, peningkatan jalan, trotoar, dan drainase Jalan Soekarno Atas (2,19 kilometer) dengan progres 33,95 persen, Jalan Soekarno Bawah (2,01 kilometer) progres 37,99 persen, Jalan Simpang Pede (4,51 kilometer) progres 34,87 persen.

Kemudian, Jalan Yohannes Sahadun (4,05 km) dengan progres 31,72 persen, serta peningkatan jalan kawasan pariwisata Waecicu (4 kilometer) dengan progres 60,88 persen.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X