Okupansi Mal dan Hotel Agung Podomoro Turun Drastis Selama Pandemi

Kompas.com - 26/08/2020, 11:00 WIB
Pekerja membersihkan lantai di pusat perbelanjaan Senayan City, Jakarta Pusat, Selasa (9/6/2020). Untuk mendukung kelancaran masa transisi dan mencegah penularan Covid-19, pengelola mal menyediakan hand sanitizer otomatis di beberapa titik mal, pengecekan suhu tubuh di pintu-pintu masuk, dan juga menggalakkan physical distancing kepada para pengunjung. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPekerja membersihkan lantai di pusat perbelanjaan Senayan City, Jakarta Pusat, Selasa (9/6/2020). Untuk mendukung kelancaran masa transisi dan mencegah penularan Covid-19, pengelola mal menyediakan hand sanitizer otomatis di beberapa titik mal, pengecekan suhu tubuh di pintu-pintu masuk, dan juga menggalakkan physical distancing kepada para pengunjung.

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Direktur Utama APLN Cesar Manikan Dela Cruz mengatakan, pandemi membuat average daily traffic atau rerata kunjungan harian di mal milik APLN mengalami penurunan signifikan.

"Ini gara-gara pandemi. Tapi kalau kita split lagi semester pertama dengan kuartal pertama dan kedua, efek yang terbesar ada di kuartal kedua," kata Cesar saat Public Expose, Selasa (26/8/2020).

Cesar mengungkapkan, Neo Soho mengalami penurunan drastis dalam average daily traffic dari 25.000 pada semester I-2019 menjadi 16.000 pada semester II-2020.

"Kalau dibagi lagi kuartal I-2020 sebanyak 26.000, kuartal II-2020 cuma 6.000 pengunjung," tutur Cesar.

Baca juga: Pendapatan Turun, Agung Podomoro Terapkan Strategi Produk Berbasis TOD

Lalu mal Senayan City pada paruh pertama tahun 2019 mencatatkan rerata kunjungan harian sebanyak 52.000 pengunjung. Pada semester pertama tahun ini, rerata jumlah kunjungan harian hanya 23.000 orang.

"Kalau dibagi lagi kuartal I-2020 kira-kira 38.000, kuartal II-2020 10.000," kata Cesar.

Cesar menjelaskan, penurunan juga terjadi di Central Park di mana jumlah rerata kunjungan harian pada semester I-2019 mencapai 140.000 pengunjung menjadi hanya 69.000 orang pada periode sama tahun ini.

Kemudian Emporium Pluit, Kuningan City, Festival CityLink, dan Baywalk mencatatkan rerata kunjungan sebanyak 20.000, 32.000, 13.000, 17.000 pengunjung.

Namun, secara year to date seluruh pusat perbelanjaan yang dimiliki perusahaan mencatatkan performa staabil.

Central Park, contohnya menunjukkan rerata okupansi 96 persen pada semester I-2019 dan semester I-2020.

Baca juga: Enam Bulan Pertama, Pendapatan Agung Podomoro Turun 12,0 Persen

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X