Hutama Karya Terapkan Teknologi BIM di Apartemen Aspena Residence

Kompas.com - 05/08/2020, 11:31 WIB
Pembangunan proyek Apartemen Aspena Residence. Dok. PT Hutama Karya (Persero)Pembangunan proyek Apartemen Aspena Residence.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Hutama Karya (Persero) tengah menggarap pembangunan proyek Apartemen Aspena Residence

Proyek yang berlokasi di Provinsi Banten ini dikembangkan oleh PT Taspen Properti Indonesia.

Pembangunan proyek apartemen tersebut menjadi pilot project penerapan Building Information Modelling ( BIM).

BIM diterapkan sejak tahap awal hingga akhir pekerjaan yang bermanfaat untuk menekan biaya risiko.

Seperti pemodelan bangunan secara 3D, perhitungan volume dari 3D model yang lebih akurat, clash detection antara item pekerjaan (struktur, arsitek, MEP).

Kemudian, pengajuan shop drawing menggunakan platform Common Data Environment (CDE), rapat koordinasi dengan para pemangku kepentingan menggunakan BIM, hingga penjadwalan yang sudah terintegrasi dengan BIM dapat divisualisasikan.

Pembangunan Apartemen Aspena Residence telah dimulai sejak 15 Mei 2019 lalu dan ditargetkan rampung pada 31 Desember 2021 mendatang.

Executive Vice President Divisi Gedung Hutama Karya Purnomo mengungkapkan, nilai kontrak untuk proyek ini mencapai Rp 173,9 miliar dan total progres pembangunan per Juli mencapai 32,12 persen.

Baca juga: Genjot Kinerja Konstruksi, Brantas Abipraya Terapkan BIM

"Progres pembangunan tersebut mencakup pekerjaan persiapan 4,03 persen, struktur 24,33 persen, arsitek 1,12 persen, serta MEP 2,62 persen," ujar Purnomo dalam siaran pers, Rabu (5/8/2020).

Purnomo memastikan, pekerjaan konstruksi proyek Apartemen Aspena Residence masih berjalan sesuai dengan target dan rencana penyelesaian yang telah ditetapkan dengan terus menerapkan protokol yang ketat.

Protokol kesehatan yang diterapkan di lingkungan proyek Aspena Residence seperti pengaturan jam kerja dengan pembagian jadwal Work From Home (WFH) dan Work From Office (WFO).

Lalu, pemeriksaan suhu tubuh sebelum memasuki area kerja, penggunaan masker dan penyediaan tempat cuci tangan di area mess pekerja dan area kerja, pembatasan jarak antara rekan kerja min. 2 meter.

Kemudian, penyemprotan disinfektan rutin di area mess dan area kerja, suplai vitamin sesuai anjuran dokter untuk para pekerja, dan tidak membuat kerumunan selama jam istirahat.

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X