Signify Donasi 200 Troli Disinfeksi UV-C

Kompas.com - 05/08/2020, 10:38 WIB
Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo dan Head of Integrated and Marketing Communications Signify Indonesia Lea Indra dalam serah-terima donasi troli UV-C dari Signify Indonesia di Graha BNPB, Jakarta. Sebanyak 220 unit troli UV-C Double-tube Stainless Steel dengan sensor inframerah akan didistribusikan ke 21 rumah sakit di delapan provinsi prioritas, yaitu: DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, Sumatera Utara dan Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan dan Papua. Dok. Signify IndonesiaKetua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo dan Head of Integrated and Marketing Communications Signify Indonesia Lea Indra dalam serah-terima donasi troli UV-C dari Signify Indonesia di Graha BNPB, Jakarta. Sebanyak 220 unit troli UV-C Double-tube Stainless Steel dengan sensor inframerah akan didistribusikan ke 21 rumah sakit di delapan provinsi prioritas, yaitu: DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, Sumatera Utara dan Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan dan Papua.

Teknologi ini pun membantu mengurangi risiko penyebaran virus Corona yang berlaku tidak hanya untuk staf rumah sakit, tetapi juga pasien dan pengunjung.

Baca juga: Signify Jamin Teknologi UV-C Aman untuk Pengguna

“Kami sangat antusias untuk mendukung langkah Pemerintah dalam melawan virus Covid-19,” ujar Country Leader Singify Indonesia Rami Hajjar.

Pencahayaan ultraviolet merupakan teknologi disinfeksi efektif yang telah dimanfaatkan Signify selama beberapa dekade.

Produk ultraviolet-C yang didonasikan ke BNPB dapat digunakan untuk mendesinfeksi fasilitas perawatan dan menciptakan lingkungan yang lebih aman untuk para petugas garda depan dan pasien.

Sinar Ultraviolet-C ( UV-C) telah digunakan selama lebih dari 40 tahun untuk mendesinfeksi udara, air, dan permukaan.

Sinar ini dapat menghancurkan DNA dan RNA dari bakteri, virus, dan spora. Artinya, menjadikan mereka tidak berbahaya.

Sejauh ini, tidak ada mikroorganisme termasuk bakteri dan virus yang resisten terhadap paparan UV-C.

Namun, perlu diketahui bahwa sinar UV-C harus selalu digunakan sesuai dengan syarat dan instruksi keselamatan untuk menghindari paparan terhadap manusia dan hewan, karena sinarnya dapat merusak kulit dan mata mereka.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X