Saat Pandemi, Pilih Investasi Emas atau Properti?

Kompas.com - 01/08/2020, 10:21 WIB
Ilustrasi shutterstock.comIlustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Pandemi Covid-19 yang sedang berlangsung menyebabkan banyak ketidakpastian.

Pandemi Covid-19 semakin berdampak pada perekonomian di berbagai negara dunia, tidak terkecuali di Indonesia.

Guna mengantisipasi dampak yang tidak diinginkan, investasi menjadi salah satu cara  untuk menyelamatkan keuangan sekaligus sebagai jaminan akan ketidakpastian masa depan.

Dari sekian banyak instrumen investasi, emas masih menjadi primadona. Logam mulia ini banyak dipilih karena mayoritas masyarakat sudah familiar dengan instrumen ini serta mudah dijangkau.

Emas juga bisa disetarakan dengan dana tunai karena lebih mudah dicairkan. Sehingga penggunaannya pun bisa dimaksimalkan untuk dana darurat ataupun kebutuhan mendesak lainnya.

Perencana keuangan Safir Senduk mengatakan, berdasarkan pengalaman, permintaan akan emas saat kondisi tertentu, terutama saat terjadi kekhawatiran seperti saat ini, cenderung meningkat.

Baca juga: Masa Pandemi Virus, Momentum Emas bagi Millennial untuk Beli Properti

Terakhir, harga emas batangan PT Aneka Tambang (Persero) Tbk pada Kamis (30/7/2020) berada di angka Rp 1.016.000 per gram.

Angka tersebut naik Rp 3.000 jika dibandingkan dengan harga emas pada Rabu (29/7/2020).

"Berdasarkan pengalaman, ini (emas) masih akan naik lagi. Paling-paling kalau bicara emas, setelah kenaikannya mencapai rekor baru ini dia ada koreksi dulu sedikit," kata Safir menjawab Kompas.com, Kamis (30/7/2020).

Harga emas jarang mengalami penurunan drastis. Kondisi ini juga dialami oleh instrumen investasi lain seperti properti.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X