Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jangan Pulang ke Jakarta Hari Minggu, Puncaknya Arus Balik

Kompas.com, 31 Juli 2020, 17:36 WIB
Rosiana Haryanti,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Operation Management & Maintenance Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk Pratomo Bimawan Putra memprediksi puncak peningkatan volume lalu lintas kendaraan menuju Jakarta akan terjadi pada Minggu (2/8/2020).

Oleh karenanya, Pratomo menyarankan agar masyarakat mengatur perjalanan dan menghindari kepadatan saat kembali ke Jakarta.

"Kami mengimbau agar para pengguna jalan dapat mengatur waktu perjalanan kembali ke Jakarta, salah satunya dengan menghindari waktu puncak arus balik pada hari Minggu agar terhindari dari kepadatan," kata Pratomo melalui keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Jumat (31/7/2020).

Baca juga: H-1 Idul Adha, 192.103 Kendaraan Meninggalkan Jakarta

Dia menjelaskan, dari total kendaraan yang akan kembali ke Jakarta, mayoritas berasal dari arah timur atau dari Jalan Tol Trans-Jawa.

Menurutnya, apabila lalu lintas terkonsentrasi hanya dalam satu hari, maka ada potensi terjadinya kepadatan tinggi di Jalan Tol Jakarta-Cikampek dan Tol Layang Jakarta-Cikampek.

"Karena jalan tol tersebut merupakan akses utama untuk pengguna jalan dari arah timur menuju wilayah Jabodetabek," kata dia.

Adapun titik kepadatan yang perlu diantisipasi oleh pengguna jalan menuju arah Jakarta di Jalan Tol Jakarta-Cikampek adalah pertemuan lajur Jalan Tol Jakarta-Cikampek lI Elevated dan Jalan Tol Jakarta-Cikampek bawah di KM 48, serta di titik-titik jelang rest area.

Selain itu, Pratomo mengimbau agar pengusaha angkutan barang atau logistik dapat menunda kegiatan hingga periode empat harii libur panjang Idul Adha.

Sebab, pada H-1 Idul Adha, Jasa Marga memantau banyak kendaraan besar yang mengalami gangguan di luar lajur. Hal ini mengakibatkan kepadatan panjang.

Baca juga: Jasa Marga Dukung Penerapan Sistem Transaksi MLFF, Asal E-TLE Dijalankan

Guna mengantisipasi kepadatan, Jasa Marga berkoordinasi dengan Kepolisian untuk memberlakukan rekayasa lalu lintas seperti coontrafloe dan penempatan petugas di lokasi rawan kepadatan.

"Kami mohon kerja sama pengguna jalan sekali lagi, untuk tidak kembali ke Jakarta dalam waktu yang bersamaan di hari Minggu," tutur dia.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau