JAKARTA, KOMPAS.com - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk atau SIG menawarkan solusi teknologi konstruksi untuk pembangunan rumah dengan cepat melalui One-Day-One-Home (Dynahome).
"Kami mengajukan solusi Dynahome yaitu strategi pembangunan konstruksi monolitik dengan beton cair," ujar Direktur Utama PT Semen Indonesia (Persero) Tbk Hendi Prio Santoso dalam webinar, Rabu (29/7/2020).
Dynahome merupakan solusi pembangunan rumah dengan metode cetak di tempat. Sehingga mempercepat proses pekerjaan dinding rumah dengan kualitas tinggi dalam satu hari secara massal dengan biaya yang efisien.
Baca juga: Bangun Rumah Cuma 20 Hari, Ini Teknologi yang Digunakan
Solusi teknologi konstruksi yang dikembangkan SIG ini menjawab tantangan para pemangku kepentingan (stakeholder) dalam pembangunan rumah, baik dari sisi pengembang, kontraktor, serta pemilik rumah.
Dari sudut pandang pengembang menginginkan proses konstruksi bisa dilakukan secara cepat atau kurang lebih sekitar 90 hari, pengembalian keuntungan bisnis lebih cepat, dan biaya konstruksi bisa lebih optimal.
Kemudian dari sudut pandang kontraktor berharap biaya hasil perbaikan bisa terjaga dan periode konstruksi lebih cepat.
Baca juga: Semen Indonesia Luncurkan Layanan Daring Ready Mix Go To Retail
Sementara dari sisi pemilik rumah ingin menempati properti yang dibeli secepatnya dan kebutuhan akan melakukan renovasi terhadap rumah terus tumbuh.
Pekerjaan konstruksi melalui teknologi Dynahome untuk dinding, kolom, dan atap dapat dilakukan selama 1 hari.
Sehingga, dapat memangkas proses keseluruhan pembangunan dan memungkinkan untuk pelaksanaan serah terima rumah hanya dalam 7 hari.
Dynahome juga dapat menyelesaikan pekerjaan pembangunan rumah 3,3 kali llebih banyak atau dalam 90 hari bisa dikerjakan pembangunan sebanyak 336 rumah unit rumah dibandingkan metode konvensional yang hanya bisa membangun 100 unit rumah.
Saat ini, SIG sedang mengupayakan teknlogi Dynahome mendapatkan sertifikasi bangunan tahan gempa dari Pusat Litbang Perumahan dan Permukiman Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.
Artikel ini telah masuk Arsip. Berlangganan untuk membacanya kembali kapan saja.