Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Perluas Pasar, BTN Garap Karyawan Kawasan Industri

Kompas.com, 30 Juli 2020, 12:30 WIB
Rosiana Haryanti,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Selama masa pandemi Covid-19, segmen yang masih memungkinkan perbankan melakukan penyaluran kredit adalah mereka yang memiliki penghasilan tetap.

Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN Pahala Mansury mengatakan, perusahaan melakukan inisiatif memperluas pasar.

Tak hanya karyawan berpenghasilan tetap di perkantoran, melainkan mulai menyasar karyawan di kawasan industri untuk menjadi nasabah.

Upaya ini bertujuan agar para karyawan di kawasan industri dapat memperoleh rumah yang terjangkau.

Baca juga: Juli-September 2020, BTN Bidik Penyaluran Dana Rp 15 Triliun

BTN sendiri berencana memberikan layanan khusus serta mendahulukan karyawan perusahaan yang memiliki payroll di BTN.

"Kalau memang payroll-nya ada di Bank BTN, kami bisa memberikan harga khusus. Karena kami mau menyalurkan pinjaman juga kepada mereka," tutur Pahala dalam seminar daring, Rabu (29/7/2020).

Pahala mengatakan, langkah ini merupakan salah satu cara perusahaan untuk menarik pasar baru khususnya dari kalangan pekerja berpendapatan tetap seperti para karyawan pabrik, yang merupakan pasar yang dianggap memiliki risiko tinggi

"Untuk menggarap market baru yang memang bisa kita upayakan dan sebelumnya dianggap sebagai segmen yang risikonya tinggi," ucap dia.

Tentunya, dia berharap para pengembang bisa bekerja sama untuk memastikan proses kredit berjalan dengan lancar.

Untuk itu, Pahala mengatakan, minggu depan dia akan bertemu dengan asosiasi kawasan industri.

Baca juga: BTN Permudah Syarat Aplikan Melalui KPR From Home

"Minggu depan saya akan bertemu dengan asosias kawasan industri supaya kami bisa bantu mereka bagaimana karyawan karyawati atau pekerja yang ada di pabrik kawasan industri bisa memperoleh rumah," tutur dia.

Guna menggenjot operekonomian nasional, selama pandemi, Pemerintah menempatkan uang negara sebesar Rp 30 triliun pada empat bank milik pemerintah, salah satunya adalah BTN.

Hingga saat ini, BTN tercatat telah menyalurkan sekitar Rp 3 triliun dari dana pemerintah yang ditempatkan sebesar Rp 5 triliun.

Sementara sisanya, ditargetkan dapat tersalurkan hingga akhir Bulan Juli. Dia menambahkan, sekitar 60-70 persen digunakan untuk pembiayaan rumah subsidi.

Pahala optimis perseroan dapat melakukan ekspansi kredit hingga Rp 15 triliun selama tiga bulan atau sampai September 2020.

Sedangkan dalam enam bulan atau hingga akhir tahun, perseroan diharapkan dapat menyalurkan kredit sebesar Rp 30 triliun guna menggerakkan perekonomian nasional.

Selain mendapatkan penempatan dana, BTN juga menyalurkan timulus bantuan Subsidi Selisih Bunga (SSB) guna mendorong pembiayaan perumahan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Adapun tambahan kuota yang diberika, dapat digunakan untuk membiayai 146.000 unit rumah.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau