JAKARTA, KOMPAS.com - Pandemi Covid-19 telah membuat sektor properti terpuruk makin dalam setelah mengalami perlambatan dalam tiga tahun terakhir.
Akibatnya, banyak pengembang kesulitan menjaring konsumen dan meraup penjualan sesuai target. Bahkan, beberapa di antaranya terancam gulung tikar karena arus kas tak lagi lancar.
Maka dari itu, Real Estat Indonesia (REI) meminta PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN selaku bank penyalur kredit perumahan terbesar, untuk ikut meringankan beban pengembang di tengah Pandemi Covid-19 ini.
Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Umum DPP REI Paulus Totok Lusida dalam konferensi daring, Rabu (20/5/2020).
"Kami meminta kepada perbankan khususnya BTN untuk restrukturitasi pembayaran cicilan pokok dan bunga kredit konstruksi bagi pengembang," ungkap Totok.
Selain restrukturisasi kredit konstruksi, pengembang juga meminta beberapa hal yang tak kalah penting demi melancarkan usaha mereka.
Baca juga: Cegah PHK, Pengembang Minta Restrukturisasi Kredit Dipercepat
Berikut ini rinciannya:
1. Restrukturiasi pembayaran cicilan pokok dan bunga selama 6 bulan sampai dengan satu tahun segera bagi konsumen dengan kategori masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
2. Penundaan sistem Remote Procedural Call (RPC) atau dikembalikan ke Kantor Cabang BTN sementara waktu selama Pandemi Covid-19.
3. Untuk beberapa daerah diterapkan mekanisme akad kredit secara virtual selama masa physical distancing atau Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) selama masa Pandemi Covid-19.
4. Relaksasi untuk calon nasabah non-fix income atau pegawai kontrak agar pengajuan keduanya dapat diterima dengan catatan tertentu.
5. Keringanan suku bunga kredit konstruksi yang lebih rendah 3 persen kepada pengembang yang membangun perumahan untuk MBR.
"Selama ini suku bunga kredit konstruksi yang dikenakan sama (bahkan lebih besar) dengan yang dikenakan terhadap pengembang besar," pungkas Totok.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.
Artikel ini telah masuk Arsip. Berlangganan untuk membacanya kembali kapan saja.