Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Selain Restrukturisasi Kredit, Pengembang Minta BTN Kabulkan 5 Hal

Kompas.com, 20 Mei 2020, 18:00 WIB
Suhaiela Bahfein,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Pandemi Covid-19 telah membuat sektor properti terpuruk makin dalam setelah mengalami perlambatan dalam tiga tahun terakhir.

Akibatnya, banyak pengembang kesulitan menjaring konsumen dan meraup penjualan sesuai target. Bahkan, beberapa di antaranya terancam gulung tikar karena arus kas tak lagi lancar.

Maka dari itu, Real Estat Indonesia (REI) meminta PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN selaku bank penyalur kredit perumahan terbesar, untuk ikut meringankan beban pengembang di tengah Pandemi Covid-19 ini.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Umum DPP REI Paulus Totok Lusida dalam konferensi daring, Rabu (20/5/2020).

"Kami meminta kepada perbankan khususnya BTN untuk restrukturitasi pembayaran cicilan pokok dan bunga kredit konstruksi bagi pengembang," ungkap Totok.

Selain restrukturisasi kredit konstruksi, pengembang juga meminta beberapa hal yang tak kalah penting demi melancarkan usaha mereka.

Baca juga: Cegah PHK, Pengembang Minta Restrukturisasi Kredit Dipercepat

Berikut ini rinciannya:

1. Restrukturiasi pembayaran cicilan pokok dan bunga selama 6 bulan sampai dengan satu tahun segera bagi konsumen dengan kategori masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

2. Penundaan sistem Remote Procedural Call (RPC) atau dikembalikan ke Kantor Cabang BTN sementara waktu selama Pandemi Covid-19.

3. Untuk beberapa daerah diterapkan mekanisme akad kredit secara virtual selama masa physical distancing atau Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) selama masa Pandemi Covid-19.

4. Relaksasi untuk calon nasabah non-fix income atau pegawai kontrak agar pengajuan keduanya dapat diterima dengan catatan tertentu.

5. Keringanan suku bunga kredit konstruksi yang lebih rendah 3 persen kepada pengembang yang membangun perumahan untuk MBR.

"Selama ini suku bunga kredit konstruksi yang dikenakan sama (bahkan lebih besar) dengan yang dikenakan terhadap pengembang besar," pungkas Totok.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau