Bersiap Menyambut Fase "Survival"

Kompas.com - 23/07/2020, 08:00 WIB
Ilustrasi Jakarta lengang Wisnu WidiantoroIlustrasi Jakarta lengang

Terdapat empat aspek yang harus menjadi perhatian para pemimpin bisnis, yakni optimalisasi biaya, manajemen pendapatan, manajemen sumber daya manusia (SDM) dan infrastruktur pendukung yang akan menopang ketiga aspek pertama.

Adapun sejumlah strategi turunan yang bisa ditempuh sebagai berikut. Pada elemen optimalisasi biaya, perusahaan dapat melakukan konsolidasi fungsi dan proses bisnis yang disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan.

Misalnya konsolidasi sistem teknologi informasi (TI) dengan proses produksi terkait perangkat kunci dan manajemen inventori.

Kedua berorientasi terhadap permintaan pasar, melakukan sentralisasi strategi merchandising produk, serta meninjau ulang (negosiasi) sistem pembayaran ke supplier.

Pada aspek manajemen pendapatan, perusahaan dapat melakukan restrukturisasi unit bisnis (bila memungkinkan dapat digabung menjadi satu cluster) serta kolaborasi antar unit bisnis, melakukan divestasi dan reinvestment (merger) unit bisnis yang tidak memberikan nilai tambah bagi perusahaan.

Kemudian melakukan komersialisasi aset-aset perusahaan serta mempromosikan produk yang tidak memiliki potensi nilai tambah untuk mengatasi kendala masa simpan produk.

Sementara pada aspek manajemen SDM perusahaan dapat merestrukturisasi struktur organisasi yang lebih produktif dan efisien, melalukan retensi talented people untuk mendukung keberlanjutan bisnis perusahaan serta meningkatkan kapasitas karyawan agar memiliki multi skill demi mendukung proses bisnis perusahaan.

Pada aspek infrastruktur pendukung yang akan menopang keseluruhan proses bisnis, perubahan harus dilakukan dengan melakukan penguatan kualitas pelayanan untuk mempertahankan brand image di mata pelanggan yang loyal.

Lalu mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi berbasis daring demi mendukung kegiatan operasional seperti penjualan dan pengiriman barang.

Terakhir perusahaan dapat memanfaatkan paket stimulus ekonomi yang diberikan pemerintah dengan cara memberikan insentif gratis pungutan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21, 22 dan 25 kepada sektor industri tertentu untuk mendukung biaya operasional perusahaan di masa krisis.

Memang, berbagai elemen rekomendasi praktik manajemen di atas terlihat mudah dibaca. Namun pemimpin bisnis yang sudah teruji paham, bahwa seni manajemen terletak pada aspek implementasi di lapangan.

Mereka yang paling cepat dan sigap merespon perubahan dengan perencanaan yang tepat dan terukur serta disiplin dan konsistensi yang tinggi, akan mampu beradaptasi dan menjadi survivor dari krisis akibat pandemi Covid-19 ini.

Selamat berjuang!

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terpopuler

komentar di artikel lainnya
Close Ads X