Wamen ATR/BPN Minta Pemetaan Potensi Jawa Bagian Selatan Dipercepat

Kompas.com - 22/07/2020, 19:33 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melalui Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) akan melaksanakan Reforma Agraria untuk pengembangan kawasan perekonomian masyarakat di Jawa Bagian Selatan (JBS).

Maka dari itu, Wakil Menteri ATR/BPN Surya Tjandra meminta konsolidasi antar stakeholders (pemangku kepentingan) dalam pengembangan di wilayah Jawa Bagian Selatan (JBS) dipercepat. Misalnya, pemetaan potensi dan pendanaan.

"Ini suatu kombinasi yang tidak mudah, tapi penting untuk dilakukan karena tidak ada yang bisa melakukannya selain kita," ucap Surya seperti dikutip Kompas.com melalui laman resmi Kementerian ATR/BPN, Rabu (22/7/2020).

Pembangunan di wilayah Jawa Bagian Selatan bertujuan untuk meningkatan perekonomian dan mewujudkan kesejahteraan rakyat yang adil dan merata.

Hal ini disebabkan masih ada daerah yang perekonomian dan kesejahteraannya tertinggal dengan daerah lainnya khususnya Garut dan Sukabumi.

Baca juga: Reforma Agraria Awali Pengembangan Jawa Bagian Selatan

Kebutuhan pembangunan di wilayah tersebut diperlukan mengingat masih besarnya potensi sumber daya alam yang tersedia, baik tanah yang subur, sumber daya laut, tambang, dan tempat wisata.

Staf Khusus Presiden Reno Koconegoro menambahkan, potensi Jawa bagian Selatan begitu baik jika dilakukan pembangunan yang merata. 

Oleh karena itu, pihaknya sangat mendukung program Reforma Agraria untuk pengembangan wilayah tersebut.

"Akibat pandemi Covid-19, rata-rata pendapatan menjadi menurun. Artinya, program Reforma Agraria sangat mendesak dilakukan, selain tepat sasaran perlu juga kecepatan," ujar Reno.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Ditjen Hortikultura Kementerian Pertanian Tommy Nugraha mengatakan, permasalahan yang dihadapi masyarakat Jawa Bagian Selatan yakni, kurangnya kebutuhan ketersediaan lahan untuk meningkatkan produksi para petani.

Pengembangan kawasan tersebut diharapkan mengejar ketertinggalan daerah lainnya di Indonesia, khususnya Jawa Bagian Utara, baik dari segi infrastruktur, kesejahteraan masyarakat, demografi, serta daya dukung lingkungan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3  Kelebihan Menggunakan Rumput Sintetis di Halaman Depan Rumah

3 Kelebihan Menggunakan Rumput Sintetis di Halaman Depan Rumah

Tips
Semua Jenis Kendaraan Diprediksi Lintasi Tol Kuala Tanjung-Parapat

Semua Jenis Kendaraan Diprediksi Lintasi Tol Kuala Tanjung-Parapat

Berita
Bertaburan Hotel Mewah Internasional, Jakarta Masuk 'Top Tier Cities' Dunia

Bertaburan Hotel Mewah Internasional, Jakarta Masuk "Top Tier Cities" Dunia

Berita
Hati-hati, Bakal Ada Perbaikan di Ruas Tol JORR E, Catat Waktu dan Lokasinya

Hati-hati, Bakal Ada Perbaikan di Ruas Tol JORR E, Catat Waktu dan Lokasinya

Berita
Kata Basuki, Sungai Ciliwung Bisa Jadi Sumber Air Baku DKI Jakarta

Kata Basuki, Sungai Ciliwung Bisa Jadi Sumber Air Baku DKI Jakarta

Berita
Pertaruhan Hamawas: Tiga Seksi Tol Kuala Tanjung-Tebingtinggi-Parapat

Pertaruhan Hamawas: Tiga Seksi Tol Kuala Tanjung-Tebingtinggi-Parapat

Berita
Bawa Argentina ke Perempat Final Piala Dunia 2022, Ini Deretan Properti Milik Lionel Messi

Bawa Argentina ke Perempat Final Piala Dunia 2022, Ini Deretan Properti Milik Lionel Messi

Berita
Kementerian PUPR Akan Rehabilitasi Bangunan Publik Rusak di Cianjur, Ini Daftarnya

Kementerian PUPR Akan Rehabilitasi Bangunan Publik Rusak di Cianjur, Ini Daftarnya

Berita
Bangun Huntap Bagi Korban Gempa Cianjur, Pemerintah Siapkan Lahan 32 Hektar

Bangun Huntap Bagi Korban Gempa Cianjur, Pemerintah Siapkan Lahan 32 Hektar

Hunian
Tahun 2023, Nilai Konstruksi Proyek Industri Diprediksi Naik Tipis

Tahun 2023, Nilai Konstruksi Proyek Industri Diprediksi Naik Tipis

Berita
5 Hal yang Harus Dibersihkan Sebelum Memasuki Perayaan Natal

5 Hal yang Harus Dibersihkan Sebelum Memasuki Perayaan Natal

Tips
Jelang Libur Natal, Ini Titik Rawan Banjir dan Longsor di Jalan Nasional Sulsel

Jelang Libur Natal, Ini Titik Rawan Banjir dan Longsor di Jalan Nasional Sulsel

Berita
Nilai Konstruksi Perumahan Diprediksi Rp 54 Triliun pada 2023, Terbanyak Rumah Tapak

Nilai Konstruksi Perumahan Diprediksi Rp 54 Triliun pada 2023, Terbanyak Rumah Tapak

Hunian
[POPULER PROPERTI] Tol Kuala Tanjung-Parapat Bakal Jadi 'Scenic Tollroad'

[POPULER PROPERTI] Tol Kuala Tanjung-Parapat Bakal Jadi "Scenic Tollroad"

Berita
4 Seksi Tol Kuala Tanjung-Parapat Beroperasi, LHR Ditargetkan Capai 18.000 Kendaraan

4 Seksi Tol Kuala Tanjung-Parapat Beroperasi, LHR Ditargetkan Capai 18.000 Kendaraan

Berita
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.