Tol Beroperasi, Manado-Bitung Hanya 30 Menit

Kompas.com - 20/07/2020, 12:32 WIB
Jalan Tol Manado-Bitung snap beroperasi tahin ini. Kementerian PUPRJalan Tol Manado-Bitung snap beroperasi tahin ini.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah memastikan Jalan Tol Manado-Bitung segmen Manado-Airmadidi siap beroperasi guna mendukung Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) akibat Pandemi-Covid-19.

Jalan bebas hambatan yang dikembangkan PT Jasa Marga Manado Bitung ini telah mengantongi surat keputusan pengoperasian dari Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ( PUPR).

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, kehadiran jalan tol yang terhubung dengan kawasan-kawasan produktif akan dapat mengurangi biaya logistik.

"Selain itu juga dapat meningkatkan daya saing produk dalam negeri sehingga akan memacu pertumbuhan ekonomi kawasan dan menciptakan pusat-pusat ekonomi baru," kata Basuki dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Minggu (19/7/2020).

Baca juga: Kantongi SK Operasi, Tol Pertama di Aceh dan Sulawesi Utara Siap Dibuka

Selain itu, Tol Manado-Bitung akan memangkas waktu tempuh dari Manado ke Bitung dan sebaliknya dari sebelunya 90-120 menit menjadi sekitar 30-45 menit.

Sebagai informasi, Tol Manado-Bitung dibangun dalam dua seksi, yaitu Ring Road Manado-Sukur-Airmadidi hingga Kauditan (21 kilometer) dikerjakan oleh Kementerian PUPR dan untuk Seksi 2 Airmadidi-Bitung (25 kilometer) dikerjakan PT Jasa Marga Manado Bitung.

Ruas selanjutnya yang juga akan selesai konstruksinya adalah pada seksi 2 segmen 2A ruas Airmadidi-Danowudu (11,5 kilometer).

Jalan Tol Manado-Bitung snap beroperasi tahin 2020 ini.Kementerian PUPR Jalan Tol Manado-Bitung snap beroperasi tahin 2020 ini.
Saat ini progresnya 98,22 persen dengan target selesai Juli 2020 dari Airmadidi-Kauditan, dan Kauditan-Danowudu pada September 2020.

Dukungan pemerintah untuk pembiayaan konstruksi Seksi 1 sebesar Rp 3 triliun, merupakan instrumen untuk meningkatkan kelayakan investasi Jalan Tol Manado-Bitung. Sementara untuk Seksi 2 dibangun menggunakan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dengan nilai investasi Rp 6,19 triliun.

Jalan tol ini dilengkapi dengan lima Simpang Susun ( SS) yaitu, SS Manado SS Air Madidi, SS Kauditan, SS Danowudu dan SS Bitung.

Baca juga: Dibuka 2020, Begini Kondisi Terbaru Tol Manado-Bitung

Kehadiran tol pertama di Sulawesi Utara ini juga akan menjadi faktor pendorong berkembangnya kawasan strategis pariwisata nasional (KSPN) Manado-Bitung-Likupang yang telah dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo.

KSPN ini menjadi salah satu dari 5 KSPN prioritas yang akan dikembangkan tahun 2020.

Di samping itu masih banyak lagi objek wisata di Sulawesi Utara yang memiliki potensi dan belum dieksplorasi, seperti Pantai Serena, dan Air Terjun Kima Atas yang juga memerlukan dukungan infrastruktur.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X